Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Review Buku "It's Ok to Feel Things Deeply"

 

Review Buku "It's Ok to Feel Things Deeply"
Cover buku "It's Ok to Feel Things Deeply"


IT'S OK TO FEEL THINGS DEEPLY

Penulis: Carissa Potter

Jumlah halaman: 61 halaman


 

It's Ok to Feel Things Deeply adalah buku mini tentang kesehatan mental.

Aku nggak ngira dia singkat banget, cuma 60 an halaman.

Lebih nggak ngira lagi karena ini full gambar.

 

Jadi, ini tuh kayak panduan kesehatan mental dalam bentuk gambar (dan lebih mirip ke target untuk orang-orang yang depresi, bukan orang umum).

Semua teks dirupakan gambar.

 

Berbeda dengan buku You are Positively Awesome, gambar-gambar di sini itu tidak "hidup", tidak membawa aura ceria. Gambarnya kusam. Bahkan, kalau beneran untuk orang depresi, dia sama sekali gak nyenengin dilihat. Perlu lebih colorful dan ceria/playful.

Selain itu, tulisan-tulisan pada gambarnya juga tidak menggugah, nggak kayak buku How to Keep House while Drowning. Kayak nggak ada "nyawanya".

Jadi, baik gambar maupun tulisannya itu "mati".

 

Baca artikel kesehatanku lainnya di sini:

https://cerahdanmencerahkan.blogspot.com/search/label/kesehatan


Baca artikel reviewku lainnya di sini:

https://cerahdanmencerahkan.blogspot.com/search/label/Review


Baca semua buku bagus rekomendasiku di sini:

Daftar buku bagus yang pernah kubaca


Baca postingan lainnya di sini:

https://cerahdanmencerahkan.blogspot.com/

 

Dia seperti sekadar membuat panduan kesehatan mental dalam bentuk gambar. Satu gambar untuk satu tips, tapi nggak hidup sama sekali.Cuma untuk dibaca ya gampang dan cepet selesai karena emang bentuk gambar dan halamannya sangat sedikit gitu aja.

 

Jadi, dari cover dia gak nyambung dan gak menarik, dari isi pun begitu, gak menarik juga.

Buku ini perlu diubah ulang formatnya agar bisa lebih baik.


Review Buku "Addicted to Negative Thinking?"

 

Review buku "Addicted to negative thinking" oleh zera young
Cover buku "Addicted to negative thinking"

ADDICTED TO NEGATIVE THINKING?

(and why positive thinking is not the answer)

Penulis: Zera Young


Hal yang membuatku tertarik membaca buku ini adalah sub judulnya. Karena biasanya orang suka terjatuh pada ekstrim, kalo negatif dianggap jelek berarti solusinya itu harus positifnya (kebalikannya). Tapi, kok di buku ini beda? Dan sisi "addicted" (kecanduan) dan solusi yang bukan kebalikannya ini yang dijual (ditonjolkan di cover).

 

Secara kan kalau kamu uda sering baca buku tema serupa, kamu biasanya uda tau lah ya solusinya ya gitu-gitu aja, afirmasi, CBT/perbaikan mindset, atau apalah-apalah. Trus dia mau bilang apa nih di buku ini kalau dia nggak nyuruh pembaca atau penderita negative thinking itu positif. Itulah yang kukepoin di buku ini.

 

Buku ini dibagi menjadi 4 bagian:

 

Bagian pertama: menjelaskan negative thinking itu sendiri

Bagian ke dua: menjelaskan mengapa positive thinking bukan jawabannya

Bagian ke tiga: menjelaskan apa yang dipandang inti masalahnya

Bagian ke empat: menjelaskan teknik untuk mengatasi masalah yang disebut pada bagian ke tiga


Buku ini sangat tipis, hanya 27 halaman. Dari 27 itu, itu masih banyak juga halaman kurang/tidak pentingnya, jadi isinya lebih tipis lagi dari itu.

 

Mungkin karena itu juga seperti bagian pertama misalnya, pola negative thinking hanya diberi contoh sedikit. 

 

Kemudian apa yang dipandang penulis sebagai inti masalahnya, menurutku nggak sepenuhnya benar. Nggak lengkap. Padahal, di bagian belakang buku penulis itu tau bahwa negative thinking itu nggak selalu buruk, tetapi ketika dia menjelaskan negative thinking atau inti masalah dan solusinya, negative thinking itu seperti hanya dipandang dari satu sisi/lingkup yang sangat kecil. Maksudnya, negative thinking itu kan banyak macamnya, batasan dia di buku ini itu apa, kenapa di buku ini masalah dan solusinya disempitkan pada satu atau beberapa jenis negative thinking saja, yaitu yang seolah ngatasi inner critic dan semacamnya saja.

 

Baca review buku thinking lainnya di sini:

Hard optimism

Wait, I need to overthink 

Berpikir pangkal menderita

 

Baca artikel kesehatanku lainnya di sini:

https://cerahdanmencerahkan.blogspot.com/search/label/kesehatan


Baca artikel reviewku lainnya di sini:

https://cerahdanmencerahkan.blogspot.com/search/label/Review


Baca semua buku bagus rekomendasiku di sini:

Daftar buku bagus yang pernah kubaca


Baca postingan lainnya di sini:

https://cerahdanmencerahkan.blogspot.com/

 

Meski gitu, kuakui sih penjelasan dan solusi dia di buku ini itu punya keunikan tersendiri dibanding buku-buku sejenis. 


Untuk keterbacaan sih nggak terlalu enak, yang agak bikin mendingan karena dia per bahasan nggak terlalu panjang, yah sekitar satu sampai empat halaman.

Trus yang agak ganggu juga bagian disclaimer-nya (bagian hukum tentang bukunya), kayak terlalu panjang/berlebihan/ganggu banget atau gimana gitu dibanding buku lain, terutama karena buku ini tipis banget kali ya, jadi penulis takut kalau ada yang dibocorkan makin "habis" lah isinya (yang belum dibaca).


Bagus kok tapi bukunya. Masih layak baca.



 

 




 

Nggak Ada Orang yang Meninggal karena Merokok (Satire)

 

Melanggar larangan merokok
Tambeng/mokong alias bandel, malah ngerokok di samping tanda dilarang merokok

 

"Ada nggak orang yang meninggal karena merokok? Nggak ada. Sampai sekarang belum ada satupun dokter yang mengatakan orang meninggal karena merokok. Otopsinya mengatakan sakit jantung, paru-paru, diabetes, ...." (statement wakil partai di Indonesia, saya tidak mengatakan wakil rakyat ya karena saya tidak merasa terwakili olehnya)


Hmm ... iya nih, kok ada gitu lho orang yang bilang "ada orang yang meninggal karena merokok."

Nggak ada.

 

Yang ada itu orang meninggal karena:

 

NAFASNYA SUDAH BERHENTI

JATAH HIDUPNYA SUDAH HABIS

DIJEMPUT MALAIKAT IZRAIL

NYAWANYA SUDAH HILANG

HASIL OTOPSINYA MENGATAKAN SUDAH MENINGGAL

MAU NGELENCER KE ALAM BARZAH

INGIN BERTEMU ORANG-ORANG YANG SUDAH MENINGGAL LAINNYA DI ALAM "SANA"

MENGHADAP TUHAN YANG MAHA ESA

 SUDAH PINDAH KE ALAM "LAIN"

 

Gimana sih orang-orang itu, nggak ada orang meninggal karena merokok.

Mereka itu cuma KEMULAN KAIN KAFAN dan PINDAH BOBOK DI BAWAH TANAH, tapi selamanya.

Nggak meninggal itu.

Kita harus bedakan bahasanya dengan jelas. 

Penggunaan bahasa itu harus tepat. 

Jangan sampai mencederai bahasa nasional dan bahasa daerah kita.

Ingat ya, "nggak meninggal."

Tewas.


 

 


 


Review Buku "Aphantasia" : Menyelam ke Dalam Dunia Tanpa Visualisasi

 APHANTASIA

(Journeying Through Mind Blindness and Embracing Our Unique Neurodiversity with Passion and Purpose)

Penulis: Joanne Hedger 


Review buku Aphantasia karya Joanne Hedger

 

Bermimpi dengan suara dan emosi, tanpa gambar, bisakah kamu membayangkannya?


Aphantasia merupakan istilah yang asing bagiku. 

Bermula dari rasa penasaranku atas fenomena yang kualami, aku akhirnya mencari tahu lebih jauh akan makna kata tersebut.

Waktu itu aku nyetatus di Facebook tentang seseorang yang membuatku sangat kesal. Tanpa diduga, muncul gambar Son Goku di otakku sedang kamehameha. Gambar itu sangat jelas batas-batas garisnya maupun warnanya, padahal aku selama ini sulit untuk membayangkan apapun. Ketika aku bertanya fenomena tersebut ke AI, dia menduga aku aphantasia: aphantasia sebagian (tidak full) atau low visual imagery. Hah, apaan tuh? 

Jadilah aku nyari tau lebih jauh dari buku-buku, dan buku Aphantasia karya Joanne Hedger ini adalah salah satunya. 

Nah, sesuai sub judulnya, buku ini berisi pengalaman penderita aphantasia yang juga kepo kayak aku. Dia ngulik sampai dalem banget, sedangkan aku kepo-kepo ringan aja, karena aku memang dasarnya suka belajar dan ingin tahu apa saja, nggak cuma aphantasia ini. 


APA ITU APHANTASIA?

Aphantasia itu intinya orangnya susah atau tidak bisa membayangkan bentuk visual/yang berupa gambar.

Gejalanya beda-beda, juga spektrumnya. Ada yang bahkan nggak bisa bayangin gambar sama sekali. Bahkan, mimpi mereka beda dengan orang kebanyakan. Mereka tidak bisa melihat gambar di dalam mimpi, mimpinya hanya tentang suara dan emosi.

Seperti kubilang, aku beda, mimpiku masih normal dan berwarna. Aku juga masih bisa membayangkan, tetapi sulit dan tidak kuat/kabur gambarnya. Selain itu, aku itu cenderung bisa membayangkan kalau ada konteksnya, kayak peristiwa atau terkait emosi. Aku pernah latihan dengan AI untuk ngecek kemampuan visualisasiku ini tapi aku nggak terlalu suka pakainya karena emosi yang spontan cenderung negatif dan itu bikin aku ruminasi. Barangkali itu mekanisme diriku biar aku ga terlalu sakit dengan emosi-emosi negatif, jadi kemampuan visualisasiku tidak kuasah.


Aku bahkan sempat kesal dengan buku-buku mental health yang dikit-dikit visualisasi. Malahan, aku sempat berencana bikin buku tandingannya, yaitu cara-cara menyehatkan mental tanpa visualisasi, tanpa afirmasi, tanpa meditasi, atau semacamnya.

Eh taunya kata AI, orang yang ga bisa visualisasi cuma 1-4%. Yah, kirain banyak. 


Aku bahkan kayak melongo waktu ada buku mengatasi inner critic itu solusinya full visualisasi, gak cuma dengan gambar tapi dengan suara dan arah. Dia ngasih solusi misal gini:

Bayangkan "orang jahat" itu mengecil.

Bayangkan suara negatif itu menjauh

Bayangkan "orang jahat" itu jadi tokoh kartun yang lucu

Bayangkan suara negatif yang biasanya datang dari kirimu pindah dari kananmu.

Gitu-gitu.

Hah?

Orang-orang mampu kayak gitu? batinku.

Ya jelas aja satu buku isinya ga ada yang pas buatku.


Udah gitu aku paling ga paham kalau baca novel. Ga ingat aktor-aktornya. Ternyata, penulis ini juga serupa denganku, dia sulit memahami novel dengan aktor yang banyak dan deskripsi yang berlebihan.


Tapi...


Aphantasia itu cuma ga bisa/susah bayangin ya, bukan nggak bisa belajar dari gambar. Jadi, belajar dengan diagram, mindmap, brainstorming, dan semacamnya bisa-bisa aja.


Meski gitu, penulis kesulitan dalam pelajaran-pelajaran yang berhubungan dengan membayangkan, misalnya kayak di buku-buku mental health (healing) tadi yang biasa nyuruh visualisasi (entah kayak ceritaku di atas yang tentang ngatasi inner critic, atau kembali ke masa lalu, atau bahkan bayangin ada di tempat aman/tempat yang indah semuanya ga manjur buat orang-orang aphantasia), atau pelajaran matematika (mungkin irisan, rotasi, atau lainnya), sejarah (sejarah yang membayangkan), atau bahkan bidang biologi tertentu. Yah pokoknya, yang berhubungan dengan membayangkan gambar atau ruang itu mereka kesulitan.


Ya meskipun para penderita aphantasia kemudian beradaptasi dengan cara mereka masing-masing, tapi penulis berharap pelajaran itu dibuat juga agar ramah bagi penderita aphantasia. 

Mereka itu belajar dengan teks, auditori, alat-alat bantu, atau teknik-teknik khusus, seperti metode ingatan loci, banyak mencatat dan menerjemahkan gambar-gambar dalam bentuk teks, asosiasi, atau bahkan menguatkan 4 indra lainnya. Ini wow banget lho buatku, mengagumkan. Layaknya orang buta yang kemudian menguatkan indra pendengarannya, orang yang mind blindness (aphantasia) ini juga ada yang kemudian mengaktifkan  ingatan suara, ingatan rasa/pengecap, ingatan bau, dan ingatan tekstur/pokoknya ingatan yang berhubungan dengan kulit (bisa tekstur, suhu, atau lainnya). Namun, seperti penulisnya, aku juga tidak memiliki penguatan ingatan pada 4 indra tadi. 


Jadi, buku Aphantasia itu berisi tentang perjalanan penulis dalam memahami lebih jauh tentang aphantasia yang dideritanya. Dia menjelaskan apa yang dialaminya dan bedanya dengan para penderita lain. Dia juga menjelaskan kesulitan-kesulitan penderita aphantasia dalam belajar, dalam pergaulan, mengingat tugas, lokasi, kepemilikan, dll. Tapi, dia juga nunjukin kelebihan-kelebihan penderita aphantasia itu apa dan bagaimana cara mereka bisa tetap berfungsi dengan baik / solusi aphantasia-nya. 

Ada alat-alat fisik, alat-alat digital/aplikasi, latihan memori atau lainnya untuk bantu kamu.


Isinya sangat menarik (Karena dia baru buatku dan karena aku pun diduga aphantasia sebagian).

Covernya juga lumayan menggambarkan gangguan yang dialaminya. Ada dari mereka yang bisa melihat bayangan berupa gambar hitam putih, sedangkan orang normal kan lihat bayangan gambarnya berwarna.


Buku ini bacanya itu melelahkan banget karena cara nulisnya dan layout/pengaturan spasi dll-nya, tapi karena aku kepo, aku baca juga dia, walau dengan susah payah.


Sejauh ini untuk bahasan Aphantasia, aku baru nemu 2 judul buku. 

Jadi, kalau kamu merasa tertarik atau bahkan mungkin kamu sendiri termasuk di dalamnya, buku Aphantasia ini bisa banget kamu pertimbangkan untuk dibaca.


Mouth Breathing: Bahaya dan Cara Mengatasinya

Saat sekolah kamu mungkin pernah diajarkan mengenai 3 manfaat bernapas melalui hidung. Tapi kamu tau nggak, alasan mengapa bernapas melalui hidung lebih sehat daripada melalui mulut itu lebih kompleks dari itu, baik dari segi kesehatan maupun kecantikan (estetika).

Bernapas di sini meliputi peletakan lidah (posisi lidahnya) serta aktivitas menghirup atau mengembuskan napas itu sendiri.

Memburuknya wajah pada mouth breathing

 

Kamu mungkin ngira kamu nggak bakal termasuk ke dalamnya, tapi mungkin aja tanpa sadar kamu juga melakukannya, misalnya:

1. Ada latihan pernapasan tertentu atau exercise tertentu, misalnya pernapasan untuk meredakan stres dan kecemasan, yang saat mengembuskan napas itu lewat mulut (pelatihnya mengajarkan gitu),

2. Saat olahraga, misalnya lari. Ketika terengah-engah kamu kemudian bernapas melalui mulut,

3. Saat tidur — kamu nggak nyadar ternyata kamu bernapas lewat mulut.

4. Saat flu, asma, atau alergi — kadang orang jadi bernapas lewat mulut.

5. Pada ABK tertentu mulutnya terbuka sehingga dia bernapas melalui mulut.

6. Pada per*kok — saat mengembuskan asap rokoknya dari mulut.

7. Saat menguap kamu tidak menutup mulut.

Aku pernah menuliskan di artikelku yang lain kalau sesuatu yang bermasalah atau komplikasi itu kemungkinan bisa didekati dari berbagai arah (meskipun pendekatan terbaik tentu yang melibatkan akar masalahnya).

Serupa dengan itu, mulut masih berhubungan dengan lidah atau bagian lain dari mulut, kepala, atau tubuh.

🌻 Posisi lidah saat istirahat akan mempengaruhi cara kamu menelan,
🌻 Caramu menelan akan mempengaruhi postur tubuh,
🌻 Memperbaiki postur tubuh akan memperbaiki posisi lidah saat istirahat.

Aku juga pernah nonton, mata pun mempengaruhi tulang belakang sehingga mungkin juga bisa mempengaruhi posisi lidah saat istirahat.

Untuk mengetahui bernapas melalui hidung lebih baik daripada melalui mulut karena apa, perhatikan penjelasan berikut.

 

NOSE BREATHING VS MOUTH BREATHING

Mewing
Mouth breathing sebelum mewing (kiri), sesudah (kanan)
Sumber: Youtube Best Face Forward

 

Nose Breathing/Nasal Breathing

Nose breathing atau nasal breathing adalah bernapas melalui hidung.

Pernapasan ada 2 macam:
🌻 Pernapasan dada (chest breathing)
🌻 Pernapasan perut / diafragma (diaphragmatic breathing)

Bernapas melalui hidung lebih baik karena:
🌻 Menyaring partikel asing,
🌻 Menyesuaikan suhu udara,
🌻 Melembabkan udara,
🌻 Mendeteksi bau.

 

Mouth Breathing/Oral Breathing

Contoh wajah orang mouth breathing

Mouth breathing adalah bernapas melalui mulut.

Bernapas lewat mulut dapat menyebabkan:
🌻 Mendengkur,
🌻 Sleep apnea,
🌻 Gangguan metabolisme,
🌻 Mengubah struktur wajah (adenoid face),
🌻 Gigi bengkok,
🌻 Cadel/pelat,
🌻 Kecemasan tinggi,
🌻 Tekanan darah tinggi,
🌻 Penyakit gusi,
🌻 Penuaan dini,
🌻 Forward head posture,
🌻 Sakit leher & punggung bawah,
🌻 Rahang menyempit,
🌻 TMJ pain,
🌻 Mudah sakit,
🌻 Bau mulut, dll.

 

Mouth breathing face
Sumber: Youtube William Hang

🌻 Memperburuk postur,
🌻 Mengganggu pertumbuhan,
🌻 Menyebabkan sugar craving,
🌻 Mengganggu keseimbangan tubuh, dll.

 

Contoh mouth breathing face (adenoid face)

Jadi, mouth breathing harus kamu hindari.

 

Cara Mengatasi Mouth Breathing:

1. Mewing:
a. Posisi lidah saat istirahat 2 cm di belakang gigi depan atas.
b. Chin tuck sambil berkata "Ing".
c. Perbaiki postur tubuh.
d. Perbaiki cara mengunyah dan menelan.

Posisi lidah saat istirahat
Sumber: Youtube Best Face Forward

Cara menelan yang benar: wajah tidak berubah, mulut tertutup, hanya lidah dan tenggorokan yang bekerja.

Cara menelan yang salah
Sumber: Youtube Best Face Forward

e. Kunyah makanan sampai lembut.
f. Jangan cuma makan makanan lembut.

2. Jangan tidur telentang (lebih baik miring kanan).
3. Gunakan nasal strips/medical tape saat tidur.
4. Tidur lebih awal.
5. Duduk tegak.
6. Jangan makan besar sebelum tidur.
7. Obati alergi dan hindari pencetus.
8. Jangan mer*kok.
9. Lakukan latihan rahang.
10. Gunakan jawzrsize.

Menurut Joe Rogan, meskipun kamu melakukan diet dan olahraga, jika bernapas lewat mulut kamu tetap tidak akan benar-benar sehat.

Bernapas lewat mulut dapat menyebabkan berbagai masalah yang sering dianggap butuh operasi atau kosmetik, padahal akar masalahnya adalah mouth breathing.

Wajah tumbuh sampai umur 18, terutama umur 4 dan 12 tahun, maka kebiasaan bernapas harus diperbaiki sedini mungkin.

Terlihat remeh ya, tapi ternyata mouth breathing banyak sekali bahayanya.

Sekarang kamu sudah tahu kan mouth breather vs nose breather itu lebih baik yang mana.

Review Buku "Can Music Make You Sick? Music and Depression"

"Can Music Make You Sick? Music and Depression," a study into the incidence of musicians mental health

Penulis: Sally Anne Gross & Dr. George Musgrave


Can music make you sick


Sebenarnya aku nggak yakin tulisan ini bentuknya apa. Sepertinya sih bukan buku tapi karya ilmiah, survei, atau laporan.


Aku tertarik karena judulnya yang sensasional. Hari gini kan jarang banget gitu lho orang yang nggak suka atau setidaknya nggak terpapar musik. 


Dan ternyata isinya tentang hubungan antara musik dengan kesehatan mental, pemusik dengan kesehatan fisik dan mental, penyebab mayoritas musisi profesional mengalami gangguan mental, berbagai kesulitan yang dialami oleh pemusik, serta kisah-kisah dari para musisi itu sendiri.


Kalau ngomongin musisi, yah agak sebelas duabelas dengan penulis. Masih terhitung sama-sama seniman dan memiliki beberapa ATHG (ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan) serupa. Oleh karena itu, membaca buku ini membuatku melakukan beberapa refleksi diri.


Tentunya buku ini penting banget digunakan sebagai tambahan wawasan bagi mereka yang ngebet banget jadi musisi terkenal/profesional. Jadi setelah baca buku ini mereka bisa bertanya kembali kepada hatinya; apakah sudah mantap, sudah melakukan persiapan-persiapan dengan lebih baik, dan semacamnya. Karena menjadi musisi bukan sekadar tentang ikut-ikutan teman, hidup glamor, populer, terkenal, tampak keren, atau digilai banyak wanita. Bukan juga sekadar pelarian karena kamu nggak jago matematika atau malas sekolah. 


Menjadi musisi adalah sebuah pilihan hidup yang membawa konsekuensi tersendiri. Pastikan kamu sudah tahu itu dan sanggup menanggung/menjalaninya.

 

Review Buku "The Complex PTSD Workbook"

"The Complex PTSD Workbook," a mind-body approach to regaining emotional control and becoming whole

Penulis: Arielle Schwartz dan Jim Knipe


Beberapa waktu lalu aku sudah mereview beberapa buku tentang sabotase diri, yang menurutku auranya pada nggak enak. Tapi yang "Conquer Fear!" kemarin masih mending daripada yang satunya.


Nah, kalau buku "The Complex PTSD Workbook" ini isinya bener-bener safe. Nggak ada aura-aura nggak enak. Penulisnya itu safe, compassionate, dan understanding, sepertinya memenuhi kriteria sebagai terapis yang baik.


Dibanding beberapa buku lain tentang CPTSD, buku "The Complex PTSD Workbook" ini termasuk singkat. Tapi kayaknya dia sudah bisa bantu kamu banget karena dia clear (memenuhi unsur clarity), berperasaan/berempati, sangat kaya, padat berisi, dan jangan lupa ini adalah buku kerja (workbook), jadi ada tugas-tugasnya.


Isi buku ini sebenarnya berat, sudah masuk psikologi banget, tapi secara bahasa masih mudah dipahami. Medium/sedengan. Lagipula, ini sudah kayak rangkuman banget. Kalau kamu beneran butuh, udah terbantu banget bacanya. Bandingin sama buku CPTSD lain yang halamannya lebih tuebel-tuebel, enakan ini lah. Tapi, ini lebih ke teori. Tingkat kedalaman teorinya mungkin menengah, sedangkan kedalaman untuk terapinya masih tingkat dasar. Lebih ke pengenalan aja, kurang mendalam.


Buku ini dibagi menjadi 6 bab:

1. Pengenalan tentang CPTSD: penyebabnya apa, gejala utamanya apa, gejala-gejala umumnya apa aja, gangguan/disorder/illness apa yang sering menyertai CPTSD, kesalahan diagnosa apa yang berhubungan dengan gangguan ini, hubungan antara CPTSD dengan gangguan belajar, gangguan makan, maupun gangguan fisik, dll.


2. Macam-macam terapi bagi penderita CPTSD

Penulis menyebutkan, biasanya para terapis menggunakan terapi kombinasi, bukan terapi tunggal. Apa saja macam-macam terapinya kemudian dijelaskan di sini.


3-5. Kisah-kisah penderita dengan 3 fase pemulihan CPTSD yang berbeda-beda. Di sini penulis menyoroti 1 gejala utama yang berbeda-beda pada masing-masing fase penderita tersebut. Dari 3 itu kamu bisa ngukur sedang berada dalam fase yang mana, lalu bisa nyontek solusinya di sini. Ingat! Fase pemulihan itu nggak linear ya, bisa aja penderita yang udah fase 2 balik lagi ke fase 1. Jadi, kamu baca sesuai fasemu saat itu.


6. Dukungan pertumbuhan jangka panjang


Yaaa gitu deh. Baik terapis maupun metodenya itu cocok-cocokan ya. Tapi buatku sih, Si Penulis ini sepertinya bisa jadi terapis yang layak kamu pertimbangkan; sedangkan kalau mau nyoba-nyoba metode yang cocok kamu bisa ngintip macam-macam metode di buku ini trus kamu pilih atau coba satu-satu mana yang pas buat kamu.


Buku "The Complex PTSD Workbook" ini bagus untuk pengetahuan buat pemula, tapi kalau untuk penerapan terapinya, sebagai workbook ini masih kurang.

 

Review Buku "Scared Stiff"

"Scared Stiff," everything you need to know about 50 famous phobias

Penulis: Sara Latta


Acrophobia, agoraphobia, ailurophobia, aquaphobia, arachnophobia, astraphobia, ataxophobia, aviophobia. Tahukah kamu fobia apa yang digambarkan oleh istilah-istilah di atas? Fobia-fobia tersebut adalah sebagian dari 50 fobia terkenal yang dibahas di dalam buku "Scared Stiff" ini.


Walaupun angka 50 itu kelihatan banyak, tetapi macam fobia sendiri sebenarnya lebih dari 50. 


Sara Latta, dengan background psikologi klinisnya hanya mengulas 50 di antaranya karena fobia merupakan salah satu spesialisasi dia (menangani segala bentuk anxiety/kecemasan).


Isi buku ini menjelaskan asal kata dari masing-masing fobia itu, penyebabnya, orang-orang terkenal yang menderita fobia tersebut, film-film yang mengangkat fobia itu, dan quotes-quotes yang berhubungan dengannya. Sayangnya, nggak semua fobia disertai dengan solusi atau cara mengatasinya.


Di sini kamu akan tahu, ada fobia yang butuh bantuan obat dan ada juga yang tidak.


Secara keseluruhan, menurutku isinya nggak terlalu mendalam. Dia mungkin lebih cocok untuk pengetahuan dasar saja. Dan asyik aja buat kamu yang kepo akan fobia-fobia yang "nggak umum"/aneh-aneh atau penasaran "Kok bisa sih sama gituan aja takut." Selebihnya, aku nggak yakin untuk terapi beneran cukup apa nggak kalau hanya mengandalkan info dari buku ini. Dia lebih cocok untuk penulis yang sedang cari literatur untuk bahan tulisannya.

 

Review Buku "How to Improve Egg Quality"

 


Masalah keturunan merupakan isu serius bagi kaum wanita. Berat. Berat banget. Tak hanya karena wanita yang bagian mengandung, tetapi juga karena seolah wanita yang lebih disorot kalau sudah bahas masalah ini. Isu s*ks, kehamilan, menopause, dan sebagainya.


Dalam dunia pencarian jodoh saja, tak jarang wanita seperti dinilai hanya sebatas "peternakan". Jika wanita sudah berumur 35 tahun ke atas atau 40 tahunan maka sudah dianggap seperti sampah karena dianggap ga bakal punya anak, performa s*ks kurang, dan segala yang ga jauh-jauh dari itu. Seperti dijadikan isu pamungkas terutama jika kufu/level prianya di bawah Si Wanita, atau jadi hinaan dan abuse jika pria-pria tersebut sakit hati terhadap Si Wanita.


Tak cukup sampai di situ, dalam pernikahan pun andai istri benar-benar tidak bisa punya keturunan, ancaman perceraian atau poligami sering muncul ke permukaan. Masih banyak pria yang menilai wanita hanya sebatas selangkangan dan peternakan.


Itu baru dari sisi pria/suami, dari sisi ibu, mertua, atau sesama wanita pun tetap belum tentu memahami. Apa ya nggak mikir, memang yang ingin punya anak (cucu mereka) itu cuma mereka? Pasangan yang normal pada umumnya kan lebih pengen, sebagai pihak yang berkepentingan langsung. Sementara soal waktu, emang bisa gitu nentuin sendiri?


Dan sepertinya di mana-mana itu akan sama, meninggalkan kepedihan yang teramat dalam. Setidaknya, begitu yang kubaca pada pendahuluan 2 buku tentang upaya kehamilan ini. Dua wanita, dua penulis yang berbeda, dua judul yang berbeda, tetapi dengan kepedihan seputar isu kehamilan ini yang sama mendalamnya. Deep. Begitu menyayat hati dan mungkin sulit untuk dibayangkan bagaimana perjuangan dan penderitaan mereka. 


Namun, ada yang berbeda yang membuatku kemudian memilih buku "How to Improve Egg Quality" ini. Penulis buku ini, yaitu Darja Wagner, akhirnya berhasil punya 2 anak, sedangkan penulis buku satunya tidak. Jadi, hasilnya terlihat lebih nyata untuk buku yang ini.


Membaca buku ini akan membawamu menuju aura yang serius. Begitu seriusnya tentang sel telurmu, umurmu, gaya hidupmu, pola makanmu, dan lain-lain. Ada aura cemas, sedih, harapan, sekaligus motivasi untuk segera bertindak di dalamnya. Dia khawatir dan seolah memaksamu untuk ikut khawatir, bukalah matamu bahwa ini itu serius dan danger banget, apa yang kamu tunggu.


Kalau kamu termasuk orang mentok-an, yang pasrahan mo punya anak syukur nggak punya ya udah, kan punya anak atau tidak itu di tangan Tuhan; kamu mungkin ga cocok dengan pemahaman dan pola pikir penulis buku ini.


Penulis buku ini itu fight sampai akhir, bahkan menjadikan urusan anak ini sebagai prioritas. Dia rajin membaca jurnal-jurnal dan segala referensi yang terpercaya bahkan hingga mungkin ribuan: memilah, membaca, menelaah, dan menerapkannya. Dia juga mendatangi atau berkonsultasi dengan para ahli di bidangnya. Dan sepertinya dia melakukan apa pun hal positif yang diperlukan yang bisa mendukung dia untuk memiliki keturunan.


Membaca buku "How to Improve Egg Quality" ini akan memberimu definisi dari hemat waktu dan biaya, belajar ribuan tahun dan ribuan hal dalam sehari karena kamu tinggal membaca dan mempraktekkannya dari buku yang sangat bergizi dan kaya ini. Penulis sudah memudahkan kamu banget dengan tips-tips strategiknya yang sangat terencana dan terukur, tidak random apalagi gambling. Dia membawa sisi saintifik yang kental di sini. Kamu akan mendapatkan 2 manfaat sekaligus di dalamnya, mengingat dia adalah seorang ahli biologi molekuler dengan spesialisasi pemahaman sel-sel manusia yang haus banget akan ilmu. Gigih banget orangnya sampai serius baca jurnal-jurnal yang bejibun itu dan memilah mana yang esensial banget untuk dipraktekkan. Di samping itu, tentu saja karena dia juga seorang wanita yang saat itu berusia 35 tahun ke atas dan sangat menantikan kehadiran Si Buah Hati.


Buku ini sangaaaat ilmiah. Meskipun penulis sudah berusaha menyederhanakan bahasanya tetapi masih terasa berat. Gaya menulisnya masih khas orang-orang yang mungkin lulusan S2 atau S3 yang biasanya masih kaku banget seperti buku-buku kuliahan. Mungkin agak susah kalau pembacanya itu tingkat pendidikannya kurang. Wong yang pendidikan tinggi pun kalau bukan bidangnya juga mungkin akan kesulitan. Tapi bisa aja sih, mungkin pembaca nggak perlu terlalu memahami ini itunya, yang penting ikuti aja langkahnya. Langsung aja cari misal suplemen ini atau tes itu dan semacamnya. 


Isi buku ini sangat strategik, langsung ke poin-poinnya, nggak random seperti aturan untuk sering-sering "berhubungan" dengan suami atau semacamnya. Banyak hal di dalamnya itu terukur, ada angka-angkanya, yang mungkin bisa membantumu memprediksi dan mengukurnya dengan baik, sekaligus mungkin bisa membuatmu pusing atau bosan. Tapi kalau kamu niat banget hamil, gitu doang mah kecil lah ya. Ga ngefek dibandingkan dengan tekad besarmu. 


Intinya, buku ini itu bagus dan sudah terbukti, setidaknya pada penulisnya sendiri. Punya 2 anak lho. Kalau 1 mungkin kebetulan, kalau 2 berarti kan sudah lebih meyakinkan. Dan ini itu tentang punya anak secara alami. Catet. Alami lho. Recommended banget, kan? 

Cara Membedakan Kapsul Buah Makasar Asli dan Palsu

Kamu pengguna kapsul Buah Makasar? 

Kapsul buah makasar terkenal memiliki manfaat dalam mengobati berbagai penyakit.

Di antara manfaat kapsul buah makasar adalah dapat mengobati:

1. Asam urat,

2. Cikungunya,

3. Sakit pinggang,

4. Pegal linu,

5. Nyeri otot dan encok,

6. Rheumatik (rematik),

7. Memulihkan tenaga,

8. Mengurangi rasa lelah, letih, dan lesu.

Akan tetapi, kamu sudah tahu belum kalau ada yang kapsul buah makasar yang palsu? Bisa nggak kamu membedakan antara kapsul buah makasar original dengan yang palsu?

Nah, kapan hari aku kan beli di tempat baru karena di tempat biasa habis dan sudah lama tidak berjualan. Aku gambling nih ceritanya karena harga di tempat baru murah banget, apalagi online, aku nggak tahu ori nggaknya. Tapi ibu sempat bilang gpp, kalo nggak ori ya nggak diminum atau dibuat percobaan aja dan dihentikan kalau nggak cocok. Akhirnya beli deh.

Entah intuisi, blink, atau apa namanya, waktu produknya benar-benar datang, kami merasa ada yang janggal. Sepintas aku merasa penampakannya kok lebih burem dan beda pegangannya.

Ternyata ibu pun merasakan hal yang sama. Bedanya, ibu merasa isinya cuma sedikit.

Lalu ibu membandingkan dengan produk dari toko yang biasa dibeli karena stoknya sudah ada lagi, dan benar feeling kami.

Aku nggak tahu apa itu namanya intuisi karena feeling itu ada karena ada pembandingnya. Kami sudah pernah mengindera produk sebelumnya.

Oke, langsung saja ya ini bedanya:


Buah Makassar asli/original:

1. Ukurannya lebih kecil, pxlxt = 6,5 cm x 6 cm x 6,5 cm,

Kapsul buah makasar original / asli


2. Hologram perekat tutup atas dan depannya ada tulisan "ORIGINAL"-nya (besar) dan "ASLI" (kecil)



3. Pada seluruh sisi kemasan/dusnya itu penuh dengan hologram bertuliskan "ORIGINAL"

4. Sachet di dalamnya juga full hologram bertuliskan "ORIGINAL"

Kapsul buah makasar original / asli


5. Kapsulnya berwarna merah dan putih


6. Cara menulis expired date-nya seperti ini:

Kapsul buah makasar original / asli

Perhatikan kemasannya yang mengkilat saat hologramnya kena cahaya pada foto di atas. 


7. Warna dusnya lebih gelap

8. Harganya jauh lebih mahal


Sekarang yang palsu ya:

1. Ukurannya lebih besar, pxlxt = 7,5cm x 6,5cm x 7cm

Kapsul buah makasar palsu


2. Hologram perekat tutup atas dan depannya ada tulisan "AM" (besar) dan "ASLI" (kecil)

Kapsul buah makasar palsu

Kapsul buah makasar palsu


3. Pada seluruh sisi dusnya tidak ada hologramnya

4. Sachet di dalamnya tidak ada hologramnya, tapi ada tulisan "original"-nya.

Kapsul buah makasar palsu

Kapsul buah makasar palsu


5. Kapsulnya berwarna merah dan putih (sama)


6. Cara menulis expired date-nya seperti ini:

Kapsul buah makasar palsu


7. Warna dusnya lebih terang


8. Harganya jauh lebih murah (tapi nggak jaminan ya, bisa aja dimahalin kalo mau)


Nah, itu ya bedanya antara kapsul buah makasar original dengan yang palsu. Hati-hati, kita beli kan ingin sehat, jangan sampai kita nggak dapat manfaat kapsul buah makasar karena nggak original atau malah jadi sakit.

Review Buku "How to Live With A Huge Penis"

 


Pertama ketemu judul buku ini aku kaget. Betapa tidak, biasanya cowok-cowok itu kalau nggak insecure masalah ukuran yang kekecilan ya sebaliknya bangga banget atau bahkan sampai ekshibisionis kalau merasa ukuran "organ pribadi"-nya itu gede.

Mungkin keyakinan itu berawal dari film p*rno atau asumsi mereka sendiri kalau cewek itu suka cowok dengan anu besar, semakin besar semakin disukai/semakin memuaskan, dan semacamnya. 

Aku lebih kaget lagi setelah baca isi buku ini, betapa menderita atau tersiksanya pemilik huge p*nis/OMG (Oversize Male Genitalia) dan pasangannya ini. Bisa sih berhubungan s*ksual tetapi berbeda, perlu perlakuan khusus. Tapi deritanya nggak cuma itu, ngenes pokoknya, melas banget. Baca ini mungkin akan bikin kamu terbawa perasaan.

Nah, berapa panjang dan diameter p*nis saat er*ksi yang digolongkan ke dalam OMG, seberapa menderita mereka, apa saja penderitaan mereka dan pasangannya, bagaimana cara mengatasi atau meminimalkan penderitaan psikologis dan fisik mereka dan pasangannya sehingga mereka bisa hidup "normal"/lebih baik, beberapa sisi menguntungkan dari memiliki p*nis raksasa, dan sejarah orang-orang terkenal yang memiliki masalah serupa dibahas di dalam buku ini. Kamu juga mungkin kepo kan ada nggak versi cewek yang menderita OMG? 

Hhmm, mulai sekarang kamu harus unlearning ya, nggak perlu gede-gedean "itu" lagi. Ukuran biasa aja gpp. Etapi ukuran biasa itu seberapa? Nah, untuk skala-skala ukuran panjang dan diameter p*nis saat er*ksi, mulai dari yang mikro (mikrop*nis), rata-rata, sampai yang OMG juga disertakan di dalam buku ini. Cari dong bukunya biar kamu tahu termasuk kelompok yang mana.

Membacanya mungkin akan membuatmu lebih ramah dan empati kepada para pemilik/penderita OMG sekaligus bikin kamu nggak obsesi lagi untuk besar-besaran "burung". Mensyukuri milik sendiri dan nggak kepo dengan milik "tetangga" sampai harus megang atau ngintip "punya mereka". 

Sepanjang alat k*laminmu bisa berfungsi dengan baik ya udah, nggak usah ribet banding-bandingin ukurannya.

Review Buku "The Essentials For Healing Candida & Leaky Gut"


Candida adalah fungi/jamur dalam kelompok ragi/yeast/khamir. Dia adalah salah satu penghuni usus kita. Dia ini bermuka dua. Dalam kondisi seimbang, dia fine2 aja, nggak ganggu kita. Tapiii, kalau dia berlebihan duar langsung deh berubah jadi jahat. 

Ada 2 kondisi utama Candida tersebut bisa berlebihan (Candida overgrowth):

1. Kelebihan gula (gula dalam arti luas ya),

2. Penggunaan antibiotik yang berlebihan

Candida yang berlebihan ini menyebabkan usus mengalami iritasi dan radang, lalu berlubang. Inilah yang dinamakan usus bocor (leaky gut). 

Tadinya hanya nutrien yang akan beredar melalui pembuluh darah tetapi setelah terjadi leaky gut Candida pun ikut masuk bersama dengan toksin-toksin lain, parasit-parasit, makanan-makanan yang tidak tercerna, dan pup/kotoran/feses kita. Jadi, darah kita menjadi kotor bercampur macam-macam tadi lalu mengalir ke seluruh tubuh/berbagai organ tubuh kita dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Gangguan-gangguan tersebut mulai dari gangguan pencernaan, gangguan kulit, gangguan mood, sampai dengan gangguan metabolisme.

Buku ini mini tetapi padat berisi. Dari pengakuan penulisnya,  mereka telah berhasil menyembuhkan berpuluh-puluh ribu penderita Candida overgrowth/leaky gut, sehingga buku ini sangat layak untuk dibaca. Bahasa tulisnya enak kok, ringan dan mengalir, dan masih tergolong to the point, nggak bertele-tele. To the point yang nyaman gitu deh, nggak terlalu kaku juga. Apalagi ini full color, dilengkap dengan gambar-gambar pendukung yang menarik, plus lay out-nya juga oke bikin makin enak untuk dibaca. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan step by step penyembuhan leaky gut-nya berikut resep-resep/menu-menu yang bisa dicoba.

Sekali membaca buku ini ilmu pengetahuan Anda akan langsung kaya. Ini worth it banget. Mengenai terapinya ya coba saja ya cz orang itu kan cocok-cocokan, mungkin terapi yang mereka tawarkan ini bisa meningkatkan kesehatan Anda atau menyembuhkan Anda dari berbagai kompleksitas penyakit yang timbul karena Candida Overgrowth/leaky gut (usus bocor) ini kan alhamdulillah rezeki Anda.


Review Buku "The Psychopath Inside"

 


Judul buku: The psychopath inside, a neuroscientist's personal journey into the dark side of the brain.

Penulis: James Fallon

Penerbit: Penguin Group, USA

Tahun terbit: 2013

Jumlah halaman: 166 halaman


Apa yang terjadi ketika seorang peneliti psikopat ternyata dia sendiri psikopat? Jawabannya adalah buku ini, "The Psychopath Inside". Arah risetnya pun berubah menjadi dipengaruhi oleh apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dialaminya.

Aku membayangkannya sebagai sesuatu yang pasti berat banget. Susah-susah satu dekade meneliti tentang psikopat eh ternyata dirinya sendiri kecakup.

Jadi buku ini itu adalah pembelaan atau bentuk protes dari seorang psikopat, berdasarkan dirinya sendiri sebagai psikopat dan berdasarkan keahliannya selama bertahun-tahun mendalami seluk-beluk psikopat.

James ini adalah profesor di jurusan psikiatri dan perilaku manusia. Dia ahli otak dengan bidang minat yang luas (tidak spesifik). Pada Oktober 2005 dia membuat paper tentang psikopat pembunuh. Untuk keperluan tersebut dia melakukan scan terhadap dirinya dan beberapa anggota keluarganya secara anonim (nama pemilik otaknya disembunyikan dulu). Maksud hati mau digunakan sebagai kelompok normal (kontrol), ternyata kok ada yang hasil scan otaknya mirip dengan milik psikopat pembunuh tadi, dan yang nggak kalah mengagetkan, otak itu adalah otak James sendiri. "Hah, kok otakku sendiri ternyata. Tydaaaack," mungkin begitu dia terheran-heran.

Mulailah dia melakukan pemberontakan dengan menulis buku ini. Dia menelusuri sejarahnya sejak kecil, menonton film-film tentang psikopat, bertanya kepada ahli-ahli lain tentang psikopat, dan menjelaskan bagaimana sih dia sebagai orang dengan otak mirip psikopat pembunuh itu.

Batinnya berteriak, "Aku nggak gitu kok! Aku punya pernikahan yang bahagia, masa kanak-kanakku juga bahagia. Aku nggak kasar atau manipulatif atau berkomitmen di dalam kriminal berbahaya. Apa aku bukan psikopat? Atau aku perkecualian?"

Lalu dia pun berasumsi, mungkin tergantung hasil tes dia saat tes psikopat. Orang disebut psikopat jika hasil tesnya masuk ke dalam minimal angka 30, tetapi kadang-kadang 25 juga sudah termasuk. Sementara yang hasilnya di bawah itu hanya tergolong psychopath trait, dan yang sadis-sadis dan membunuh-membunuh itu mungkin yang ngepol hasilnya, yang semua pernyataan dalam tesnya masuk semua.

Sandra Brown yang juga ahli tentang psikopat mengatakan bahwa asal dari psikopat itu masih diperdebatkan oleh para ahli, apakah dari genetik, lingkungan/pengasuhan, atau genetik dan diperparah oleh lingkungan atau pengasuhan.

Jika James benar dan katakanlah berasal dari genetika, sementara lingkungan/pengasuhannya baik, maka mungkin saja karena itu efek negatifnya bisa diredam.

Belum selesai sampai di situ, James juga merasa tidak adil jika psikopat dikatakan punya paket kombo dengan narsisme dan Borderline Personality Disorder (BPD).

Unik pokoknya. 

Intinya itu dia seperti teriak-teriak, "Nggak kok, aku nggak gitu," dan "Nggak kok, nggak semua psikopat gitu."

Buku ini ditulis dengan James Fallon sebagai subyek dan ahli psikopat sekaligus.

Semenarik apa sih bukunya? Kepo nggak sama kisah perjalanan hidup James dan pembelaan-pembelaannya?

Kalau penasaran baca aja bukunya ya. Nggak terlalu banyak kok halamannya.




Pendekatan Baru Penyakit Autoimun

Akhir-akhir ini sepertinya kasus autoimun meningkat. Jenisnya pun banyak sekali. Sepintas saya browsing kurang lebih perkembangan ilmu pengetahuan tentang itu di Indonesia masih sama.

Padahal, ketika saya mengikuti akun ahli kesehatan dari luar negeri sudah ditemukan suatu pendekatan baru terhadap penyakit ini.

Di sini, saya ingin kalian untuk tidak mendewa-dewakan sesuatu, apa pun itu. Baik itu pengobatan modern atau tradisional atau hal-hal lainnya, pasti punya kelebihan dan kekurangan sendiri, dan terbukalah bahwa mungkin ada ilmu pengetahuan yang belum diketahui oleh yang satu tetapi sudah diketahui oleh yang lainnya. Tujuan kita sehat dan sembuh, bukan? Jadi metode apa pun asal halal dan baik ya kenapa tidak diteliti ulang lalu kalau cocok ya dicoba.

Mungkin Anda pernah mengalami atau melihat orang didiagnosis itu-itu saja, padahal salah. Dan itu sudah berganti-ganti dokter.

Mungkin Anda juga pernah mengalami atau melihat orang merasa sakit tetapi diagnosanya baik-baik saja.

Atau mungkin juga Anda pernah mengalami atau melihat orang sakit yang tidak ketemu-ketemu penyakitnya, seperti yang dialami oleh Eben Alexander, seorang ahli neuroendokrinologi (ahli bedah saraf) yang hampir mati karena penyakit langka yang dideritanya, yang ternyata adalah meningitis E. coli.

Nah, di situlah Anda perlu terbuka terhadap opsi baru dan menyadari bahwa dunia kedokteran modern pun punya keterbatasan.

Dalam hal autoimun ini pun mungkin demikian kondisi kedokteran di Indonesia.

Ketidakpercayaan ini juga pernah menimpa Barry Marshall dan Robin Warren saat dirinya menemukan Helicobacter pylori (H. pylori) sebagai penyebab dari luka lambung/kanker lambung. Dulu (dan hingga kini sih), penderita gangguan lambung langsung dituduh karena stres atau makanan pedas. Padahal, bisa karena H. pylori ini.

Kemudian, terinspirasi dari Barry Marshall, dokter Thomas Borody, gastroenterologi dari Australia (Australian gastroenterologist) menemukan metode transpoosion (transfusi mikroba dari feses orang yang sehat ke usus orang yang sakit) yang diklaim dapat menyembuhkan multiple sclerosis dan parkinson.

Sejauh ini, dunia pengobatan sepertinya lebih mengobok-obok bakteri dibandingkan lainnya, tetapi ada juga kasus gangguan kesehatan yang disebabkan karena jamur, misalnya karena pertumbuhan Candida yang berlebihan (Candida overgrowth).


Ini semua adalah pendekatan penyakit berbasis mikroba ya. Ada banyak pendekatan lain juga, misalnya pendekatan enzim, hormon, limfa/kelenjar getah bening, atau lainnya.

Intinya ya, tubuh kita itu merupakan suatu sistem yang harus dijaga keseimbangannya. Makanan atau emosi bisa mempengaruhi tubuh, begitupun sebaliknya. Enzimnya bisa terpengaruh, hormonnya bisa terpengaruh, mikrobanya bisa terpengaruh, dll. 

Nah, kembali pada kasus autoimun (autoimmune diseases), seorang ahli dari luar negeri juga menemukan berhubungan dengan mikroba. 

Perhatikan penjelasan di bawah ini:



Untuk mengetahui mikroba penyebabnya, Anda bisa melakukan PCR quantitative test via stool analysis (tes kuantitatif PCR melalui analisis feses/pup/berak/kotoran) untuk mendeteksi DNA dari mikroorganisme yang memicu autoimun.


Nah, itu contoh hasil tesnya.

Tes PCR itu setahu saya mahal sekali. Apalagi kalau mikroba yang dites banyak sekali. Dan setahu saya tes PCR feses untuk autoimun ini belum ada di Indonesia.
Anda bisa menghubungi akun IG dari Dr. Robert G DeBease (dr.robdebease.alternacare1) dari Georgia.

Karena tesnya mahal dan ke luar negeri juga mahal itulah maka saya tekankan bahwa tulisan saya ini untuk penderita autoimun yang kaya.

Kadang-kadang ya meskipun kita tahu ada tes atau terapi di luar negeri tetapi istilahnya itu kayak "biayanya mbendol depan" (kelihatan besar banget di awal), dan harus ke luar negeri (sementara kita nggak pernah ke luar negeri) itu kayak "awang-awangen" (males dan berat banget, atau mungkin juga ada rasa takut).

Tapi bagi kalian yang kaya, apalagi berani atau bahkan sudah sering ke luar negeri, cobalah alternatif ini.

Di Indonesia, terapinya mungkin masih itu-itu saja. Anda mungkin merasa seperti mentok karena nggak ada perkembangan.

Coba hubungi dokter Robert lalu lakukan tes tersebut. Selanjutnya mungkin dokter Robert akan memberikan terapi/perawatan yang lebih tepat untuk Anda. 

Dan semoga Anda semua segera sembuh sempurna.

Setidaknya, Anda beruntung, karena dengan kekayaan Anda Anda bisa berikhtiar dengan lebih maksimal.








Mudah Mengatasi Udunen dengan Habbatussauda

Bisul di daerah pantat (udunen) pasti sangat mengganggu. Menyakitkan juga dan membuat duduk rasanya tidak enak.

Dibuat duduk sakit. Nggak nyaman banget.

Mitosnya sih bisul di pantat (udunen) ini gara-gara menduduki bantal. Padahal, penyebabnya bukan itu. Umumnya bisul disebabkan karena infeksi bakteri Staphylococcus aureus.

Udunen ini rasanya seperti ada area tertentu yang mengeras (bantat) di bokong, seperti ada benjolan di bawah kulit. Kalau dibuat duduk ya sakit. Mungkin duduknya akan jadi miring-miring karena nggak PW (posisi wenak).

Tapi tenang aku punya solusi mudahnya:

1. Ambil kapsul berisi minyak jinten hitam (habbatussauda), atau bisa juga minyak jintan hitam botolan, pokoknya yang berupa minyak ya. Yang murni jintan hitam, bukan yang campur minyak zaitun lah, campur propolis lah, atau campur-campur lainnya.

Untuk habatusauda, aku suka merek Kamil, kalau kalian terserah. 

2. Ambil 1 kapsul minyak habbatussauda tersebut lalu dibuka,

3. Teteskan minyak dari kapsul habbatussauda tadi ke tisu. Agak tebal ya tisunya biar nggak netes/tembus banget.

4. Tempelkan dan gosok-gosokkan tisu yang sudah mengandung minyak habbatussauda tadi pada udun-mu/bisulmu. Diamkan di pantatmu beberapa saat agar kandungannya meresap.

5. Segera setelah perlakuan, udun/bisul jadi cepat "matang"/ada "mata" bisulnya.

6. Mata bisul itu diplethet/dibledoskan/dikeluarkan dengan memencet pinggiran bisul (daerah di sekitar mata bisul, bukan pas di mata bisulnya ya) dalam keadaan masih tertutup tisu (jangan menyentuh langsung pakai tangan). Pastikan isinya keluar, baik itu darah atau lainnya. 

Pencet terus sampai tidak ada apapun yang bisa keluar lagi (terlihat dari tisunya ya, sudah tidak ada darah lagi yang keluar).


Begitu rangkaian proses ini selesai seketika kalian akan langsung mendingan buat duduk, lebih nyaman. Nggak sakit lagi. Bengkak/benjolan di bawah kulit itu juga mengecil, tetapi mungkin belum pulih sempurna. Butuh proses mungkin.

Bila dirasa perlu, kalian bisa menempelinya lagi dengan tisu yang mengandung habbatussauda hingga beberapa kali sampai benar-benar sembuh, alias mengulanginya secara teratur.

Udunen pun akan cepat pergi.


Cara Sukses Mendaftar di Aplikasi Mobile JKN

Sulitnya menjadi peserta baru BPJS. Untuk kasusku, BPJS Kesehatan, bukan BPJS Ketenagakerjaan.

Sebagai orang mager-an, aku nyari dulu apakah daftar BPJS itu bisa full melalui online. Apalagi, aku sempat baca tempelan kertas di klinik dekat rumah tentang aplikasi BPJS ini. 

Aplikasinya namanya JKN Mobile. Tadinya aku nggak tahu. Aku ketik aja kata kunci (keyword) "BPJS Kesehatan" dan ternyata yang keluar "JKN Mobile".

Aku sempat monga-mangu alias ragu-ragu daftar apa nggak karena pendaftaran ini berlaku seumur hidup, nggak bisa berhenti, sementara banyak keluhan/komplain dan rating jelek di aplikasi tersebut. Aku juga ragu dengan sistem pembayarannya yang autodebet, "Apa tabunganku akan selalu ada isinya?" Hahaha ... Nggak fleksibel banget.

Tapi berhubung aku butuh untuk cabut (operasi) gigi geraham bungsu (impaksi) dan gigi-gigiku yang nongol di tempat-tempat  yang suka-suka dia ya terpaksa deh daftar. Nggak kuat bok operasi gigi semuanya dengan uang sendiri. Mihilnya minta ampun. 

Mana gigiku banyak yang jelek lagi dan udah semakin besar plus menggesek bagian dalam pipiku (takut luka gitu). Bisa-bisa kerjaku bertahun-tahun habis buat gigi doang. Bahkan, untuk dokter gigi termurah pun masih terlalu mahal untukku. Dan aku juga mempertimbangkan jarak dia yang terlalu jauh. Kalau aku naik ojek motor di musim hujan gini, foto rontgen (panoramic) gigiku terancam kehujanan. Padahal, sama, rontgen itu juga mahal pake banget, dan aku juga ga pengen kembali ke sana, karena perlakuannya nggak steril. Gigitan giginya untuk foto itu bau banget, nggak disterilkan dulu, wastafel juga mati. Duh, njijik'i plus bahaya banget di masa-masa Covid seperti ini. Udah gitu nunggunya juga lama, kalau pulang dulu jadi ongkos lagi deh.

Singkatnya, akhirnya aku daftar JKN Mobile dan beneran, dengdong. Apa yang kutakutkan terjadi. Pendaftaranku gagal pada tahap mengisi autodebet. Hang. Proses itu sudah mencapai 80%-an. Hampir sukses.
Ternyata gagal.

Oh ya, sebelumnya aku sudah siap-siap KK juga barangkali ada isian KK atau untuk difotokopi kalau memang terpaksa harus datang ke kantornya (offline). Ternyata nggak butuh. So simple.

Pada saat proses pengisian aplikasi itu, itu kan ada keterangan puanjang-puanjang, itu sempat ku-SS (Screenshoot). Aku masih ngarep prosesnya bisa online doang, nggak perlu datang ke kantor BPJS-nya.

Cara pertamaku adalah ikut instruksi, katanya harus masuk ke web BPJS lalu pilih opsi pengaduan. Ternyata ini nggak ada orangnya, hanya berisi tanya-jawab, dan nggak kutemukan solusi dari masalahku di sana. 

Trus aku coba-coba masuk ke medsosnya, yang menurut instruksi hanya diperuntukkan untuk masalah OTP. Aku nyoba aja, walau masalahku bukan OTP. Pertama ke IG-nya, yaitu @BPJSKesehatan_RI. Namun, sayang inbox-nya tertutup, alias nggak bisa dikirimi pesan. Nggak nerima pesan. 

Trus aku menuju Twitter mereka @BPJSKesehatanRI. Di sinilah solusi itu kudapat. Lumayan cepat balasannya, walau CS-nya ganti-ganti terus. Di situ aku cerita gagal daftarku lalu CS meminta dataku yang berupa:
1. No. NIK KTP,
2. Nama lengkap, dan 
3. Tanggal lahir
Sudah deh.

Trus aku dikirimi nomer BPJS ku dan tanggal aku wajib membayar pertama kali. Aku kan daftarnya kemarin, 15 Januari, pertama bayar itu 29 Januari (minimal 14 hari setelah tanggal daftar) sampai tanggal berapa gitu aku lupa. 

Jadi, misal aku bayar awal banget, yaitu tanggal 29 Januari, BPJS-ku ya baru aktif dan baru bisa kupakai mulai tanggal 29 Januari.

Buat kalian yang peserta BPJS Mandiri sepertiku, aslinya aturannya bayarnya itu otomatis via autodebet bank. Berhubung sistem/aplikasinya masih error, jadi bayarnya manual dulu (tidak autodebet). 

Sesimpel itu. Padahal, aku sempat was-was dengan status keanggotaan yang menggantung, takut nggak bisa pakai tapi bayar doang. Trus ada juga komen-komen yang harus ke kantor BPJS, ada juga yang bilang dilarang ke kantornya karena Corona, ada juga yang ngerasa dipingpong. Aduh, aku pusing. Mungkin mereka generasi tua yang dikit-dikit harus datang langsung ke kantor. Banyak yang marah-marah pada kolom komentar aplikasi tersebut.

Untuk itulah aku bikin tulisan ini. Simpel kok, cuma nyiapin KTP dan milih faskes 1.

Untuk tahap selanjutnya aku nggak tahu ya. Nunggu tanggal pembayarannya dibuka dulu, nunggu aku bayar dulu dan nyoba pakainya.

Oke deh, selamat mencoba.

SEMOGA BERHASIL. 


Lakukan Ini Saat Awal Banget Mengalami Gejala Covid

Suatu hari aku tiba-tiba mengalami perasaan nggak enak banget di dada. Rasanya beda dengan penyakit atau gejala penyakit lain yang pernah kualami sebelum-sebelumnya. 
Aku memang nggak tes, tapi kuduga itu Covid. 
Napas itu pendek-pendek dan sangat susah. Boro-boro beraktivitas, bernapas aja susah. Itu di dada aja, hidung dll nggak bermasalah. 
Aku jadi menduga mungkin gara-gara dapat virus dari sekumpulan orang termasuk tetanggaku yang asyik nggak pakai masker saat belanja.
Aku lalu berikhtiar dengan apa pun yang kubisa. Kebetulan aku juga mengikuti banyak akun kesehatan dan suka mendalami kesehatan, jadi ada di antara postingan-postingan tersebut yang kucoba.
Ini yang awaaaal banget ya, aku nggak tau kalau Covidnya sudah parah apa bisa atau perlu perlakuan lain.

Ini ya lakukan seperti di bawah ini:

1. Optimasi kelenjar timus untuk meningkatkan imunitas.

Diketuk-ketuk seperti di video ini kan lumayan sakit ya, tapi harus dilakukan sesering mungkin. Kalau sakit ya istirahat dulu, lalu lanjut lagi.



2. Chest Physiotherapy (CPT)
Ini untuk mengencerkan lendir di paru-paru.
Kalo nggak ada yang "nggebluki" punggungmu, digebluki sendiri aja ya. Aku dulu juga nggebluki punggungku sendiri.


Kapan hari di IG-ku lewat postingan Chest Physiotherapy yang untuk mengeluarkan lendir dan bisa dilakukan sendiri, beda cara, tapi berhubung memori HP-ku penuh aku ga bisa posting di sini. Takutnya ntar HP-ku hang atau galeri albumnya kekunci. Ada itu diposting di salah satu akun JSR.

3. Minum jus jambu biji merah kental



Aku habis 2 gelas lalu alhamdulillah sembuh sempurna, tapi nggak sekali minum kan aku kurus. Sekarang segelas dan besoknya segelas.
Kalau kamu nggak punya penyakit yang menyebabkan dilarang untuk mengkonsumsi jambu biji merah (misal diabetes kan ga boleh), kamu coba aja.
Pada kasusku, ketiga cara ini berhasil membuatku pulih, sambil aku mengkonsumsi makanan sehat dan menghindari yang tidak sehat.

Tapi kamu juga bisa lengkapi dengan ini:

4. Menjaga kebersihan gigi dan mulut lebih ekstra.
Berkumur, sikat gigi, berkumur air garam/Virgin Coconut Oil (VCO), menggosok lidah, dll.

5. Posisi sujud


6. Jangan makan daging dulu
Virus penyebab Covid kan termasuk jenis virus flu. Flu itu bisa memburuk kalau penderitanya makan daging. So, gak boleh maem daging dulu ya.

7. Memperbaiki kerja hormon (pendekatan hormon/kelenjar pituitari)



8. Mengatasi/mengurangi rasa sakit (pendekatan kelenjar limfa/getah bening dan saraf)



9. Ganti pernapasan dada dengan pernapasan diafragma


10. Membantu pernapasan


Ini meskipun tulisannya asma tapi pada prinsipnya kan sama-sama membantu pernapasan (bekerja pada organ pernapasan, jadi ya coba aja).

11. Detoksifikasi sistem limfatik (tidak direkomendasikan bagi penderita kanker)



12. Ini juga bisa untuk mendetoksifikasi/menstimulasi sistem limfatik




Itu dulu ya, kalau banyak-banyak nanti tambah lupa dan males/nggak rutin. Terus terang aku dulu itu terlalu/over dalam riset Covid, sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya, jadi udah bosen banget dan males riset lagi. Plus aku bosenan, pengennya nulis atau belajar macem-macem, nggak Covid mulu.
Ini aja deh sesuai pengalaman dan seingatnya. Soalnya bahannya juga sudah terserak. Nanti kalo lewat lagi mungkin bisa ku-update, tapi nggak janji ya.

Coba dulu ikhtiarkan yang di atas. Semoga kalian juga bisa pulih sepertiku dan lebih sehat. Aamiin.

Aku merekomendasikan ritual ini untuk kalian di rumah/saat perawatan di rumah sakit:

1. Begitu bangun tidur atau mau tidur malam, pokoknya saat mau gosok gigi kamu sekalian kumur VCO atau air garam,

2. Pagi-pagi setelahnya kamu optimasi kelenjar timus, lalu lakukan sesering mungkin kapan saja,

3. Sholat dengan sujud seperti biasa untuk yang muslim,

4. Kalau kamu sekamar berdua mungkin bisa gantian saling memukul punggung dalam chest physiotherapy,

5. Lakukan pernapasan diafragma


Bagi nakes bisa menjadikan ini jadwal rutin:

1. Kalian masuk tiap pagi, sediakan alat kumur VCO atau air garamnya dan pastikan pasien kumur saat itu juga,

2. Kalian dan pasien optimasi timus sama-sama (nakes memandu dan mengoptimasi timusnya sendiri, pasien mengikuti dengan mengoptimasi timus pasien sendiri)

3. Sediakan air putih yang cukup di dekat pasien sehingga pasien mudah menjangkau, tidak malas minum, dan tidak dehidrasi,

4. Lakukan chest physiotherapy terhadap pasien/pasien dengan sesama pasien, atau ingatkan dengan kemunculan Anda secara teratur. Pastikan pasien melakukannya saat itu juga.

5. Ajarkan dan pandu masing-masing pasien cara pernapasan diafragma, lalu suruh mereka melakukannya rutin. Cek pagi, siang, dan malam jangan-jangan mereka balik lagi ke pernapasan dada.

6. Ingatkan yang muslim untuk sholat dengan sujud seperti biasa, sedangkan untuk yang non muslim jangan sebut kata sholat, ajarkan saja posisi sujudnya doang tanpa nama.


Untuk kantor-kantor, sekolah, dll kalian mungkin bisa membuat rutinitas misalnya Senam Bye-Bye Corona dengan gabungan antara optimasi timus (tepuk dada), CPT (tepuk punggung), dan sujud setiap awal masuk kantor/sekolah dan setiap mau pulang kantor/sekolah. Dan lalu akhiri setiap senam dengan pernapasan diafragma bersama-sama. (Agar ingat dan menjadi agak otomatis menggantikan pernapasan dada).



Macam-Macam Madu dan Khasiatnya

 Madu, minuman penuh berkah ini yang dihasilkan oleh lebah ini begitu kaya akan manfaat. 

Setiap madu memiliki manfaat umum dan manfaat khusus tergantung jenis nektar bunganya.

Nah, agar konsumsi madu kalian lebih terarah/spesifik sesuai kebutuhan kalian, maka kalian harus tahu madu mana yang paling cocok untuk kalian.

 

Untuk memudahkan kalian, berikut saya rangkumkan macam-macam khasiat madu berdasarkan nektar (sari bunga) sumbernya.

1. Madu bunga bidara (sidr)

a. Membunuh bakteri (anti mikroba) tanpa efek samping dan lebih hebat daripada obat modern,

b. Bersifat antibiotik dan antiseptik,

c. Pembangkit stamina dan meningkatkan kandungan sperma,

d. Mengatasi gangguan hati dan lambung,

e. Mengobati infeksi saluran pernapasan,

f. Mengatasi penyakit akibat kurang gizi, gangguan pencernaan, dan sembelit

g. Menyembuhkan penyakit mata,

h. Meningkatkan imunitas,

i. Mengobati luka akibat infeksi, luka bakar, serta luka akibat operasi,

j. Membantu pengobatan penderita diabetes,

k. Dikenal sebagai "Viagra Yaman" sehingga bisa meningkatkan kemampuan dalam berhubungan suami istri,

l. Menyuburkan kandungan,

m. Meningkatkan vitalitas,

n. Mencegah kanker, penyakit jantung, dan kolesterol,

o. Membantu melangsingkan badan,

p. Membantu menjaga kesehatan kulit.


2. Madu bunga summer flower dari Jerman (Germany)

a. Meningkatkan daya tahan tubuh anak-anak dan dewasa,

b. Membantu proses penutupan luka,

c. Membantu menjaga kelembutan kulit,

d. Anti bakteri dan banyak mengandung antioksidan,


3. Madu bunga jintan hitam (black seed honey/ madu bunga habbatussauda)

a. Meningkatkan stamina tubuh,

b. Memperbaiki fungsi pencernaan,

c. Memulihkan stamina pasca sakit atau luka bekas operasi,

d. Mengobati batuk menahun,

e. Menghentikan penyebaran sel-sel kanker,

f. Melawan bakteri jahat dalam tubuh,

g. Mengobati panas dalam, maag kronis, tipes, dan DBD,

h. Mengobati radang tenggorokan,

i. Mengobati sakit pinggang, kencing batu, dan batu ginjal,

j. Menyembuhkan TBC dan penyakit saluran pernapasan bagian atas,

k. Baik bagi jantung dan saraf,

l. Meningkatkan kecerdasan dan baik bagi tumbuh kembang anak,

m. Melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan kolesterol,

n. Menghilangkan rasa letih,

o. Menjaga kesehatan tubuh,

p. Mengandung antioksidan tinggi,

q. Mengobati kencing manis/diabetes,

r. Mencegah radang usus, 

s. Mencegah dan mengobati maag dan tukak lambung,

t. Mengobati sembelit, 

u. Menambah gairah hubungan suami istri,

v. Menjaga kesehatan mulut,

w. Merawat kulit kepala,


4. Madu bunga mangga 

a. Menghilangkan mual,

b. Memperbaiki fungsi otak sehingga daya ingat meningkat,

c. Menyembuhkan luka luar seperti luka bakar atau luka gores, dengan cara dioleskan,

d. Membantu melancarkan urine,

e. Meningkatkan daya tahan tubuh dan stamina,

f. Mengatasi anemia/kurang darah,

g. Membersihkan kotoran yang ada pada usus sehingga tidak mengganggu sistem pencernaan,

h. Dikombinasikan dengan royal jelly sangat cocok sebagai madu penyubur (program kehamilan),

i. Mengandung antimikroba yang lebih kuat dibandingkan antibiotik yang dijual di apotek-apotek saat ini, 

j. Meredakan batuk berdahak,

k. Berkhasiat bagi para lansia yang mengalami penurunan kerja sistem pencernaan sehingga menyebabkan berkurangnya nafsu makan,

l. Membantu detoksifikasi racun dari tubuh,

m. Jika dioleskan pada luka luar dapat mempercepat pertumbuhan jaringan kulit,

n. Meningkatkan stamina pria dan wanita sehingga dapat mempercepat proses kehamilan,

o. Mendukung tumbuh kembang fisik dan otak anak.


5. Madu bunga mawar

a. Mengobati ambeyen/wasir,

b. Membasmi racun dalam usus besar,

c. Menyembuhkan sakit perut,

d. Menyembuhkan perut kembung,

e. Penurun panas dan pilek pada anak,

f. Meringankan sakit kepala,

g. Meningkatkan imunitas,

h. Meredakan batuk,

i. Menyembuhkan asma,

j. Melancarkan siklus haid,

k. Mengatasi keputihan,

l. Menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme tubuh,

m. Mengatasi stres,

n. Anti depresi,

o. Melawan infeksi ginjal,

p. Mengatasi capek-capek dan insomnia, 

q. Menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi,

r. Meningkatkan libido,


6. Madu bunga melati 

a. Membuat kulit wajah putih berseri, bersih, dan segar,

b. Mengobati jerawat dari dalam,

c. Menghilangkan flek-flek hitam,

d. Mengencangkan kulit wajah,

e. Mengobati semua penyakit kulit dari dalam (panu, kadas, kurap, eksim, dan lain-lain).


7. Madu bunga laban

a. Meningkatkan imunitas,

b. Menurunkan kolesterol jahat,

c. Mengobati diabetes dan asam urat,

d. Menyembuhkan luka dan mencegah infeksi pada luka (dioleskan),

e. Mencegah diare,

f. Mencegah kanker payudara,

g. Melancarkan peredaran darah dan melawan darah kental


8. Madu bunga stroberi/strawberry

a. Meningkatkan imunitas,

b. Meningkatkan nafsu makan,

c. Memperbaiki fungsi otak,

d. Mengatasi insomnia,

e. Menjaga kesehatan jantung dan tulang,

f. Menurunkan lemak dalam tubuh (diet),

g. Mengobati sariawan dan memelihara kesehatan mulut,

h. Menjaga kesehatan pencernaan dan mata,

i. Menurunkan kolesterol jahat,

j. Menyehatkan ibu hamil dan janin,


9. Madu bunga rambutan

a. Meningkatkan imunitas,

b. Melancarkan fungsi otak dan saraf, meregenerasi sel saraf.

c. Meningkatkan nafsu makan,

d. Mengobati sariawan dan memelihara kesehatan mulut,

e. Menyehatkan dan memperbaiki fungsi ginjal,

f. Mengobati sakit pinggang dan maag,

g. Melancarkan buang air kecil,

h. Mengobati darah tinggi (hipertensi),

i. Menurunkan berat badan (diet),

j. Baik dikonsumsi oleh ibu hamil untuk menguatkan janin, 

k. Mengobati luka bakar (dioleskan),

l. Mengobati kolesterol, sariawan, panas dalam, radang tenggorokan, dan diare,

m. Mencukupi kebutuhan vitamin A dan C.


10. Madu bunga duku

a. Meningkatkan imunitas,

b. Mengatasi diare dan demam,

c. Sumber antioksidan,

d. Mencegah penuaan dini,

e. Menurunkan berat badan (diet),

f. Mengendalikan kadar kolesterol jahat,

g. Menguatkan gigi,

h. Menjaga kesehatan gusi,

i. Menjaga kesehatan kulit,



11. Madu bunga jambu

a. Meningkatkan imunitas,

b. Menyehatkan jantung,

c. Mencegah kanker,

d. Mengontrol diabetes,

e. Menyehatkan pencernaan,

f. Menjaga kesehatan ginjal,

g. Mencegah diare,

h. Mencegah sariawan,

i. Menjaga kesehatan ginjal,

j. Menjaga kesehatan mata,

k. Meningkatkan kesuburan pria dan wanita,


12. Madu bunga leci

a. Meningkatkan imunitas,

b. Melancarkan fungsi otak,

c. Menurunkan lemak dalam tubuh,

d. Mengobati sariawan dan memelihara kesehatan mulut,

e. Mencegah kanker,

f. Menyehatkan jantung,

g. Mencegah anemia,

h. Menjaga kesehatan tulang,

i. Menangkal radikal bebas,

j. Anti penuaan,

k. Mencegah penyakit gondok, 

l. Menjaga kesehatan mata,


13. Madu bunga belimbing

a. Meningkatkan imunitas,

b. Menyehatkan pencernaan,

c. Mengobati sakit tenggorokan,

d. Mengatasi hipertensi,

e. Mencegah kanker,

f. Mengatasi gangguan ginjal,

g. Mengurangi kadar kolesterol jahat,

h. Menurunkan berat badan (diet),

i. Mencegah penyakit jantung dan stroke,


14. Madu bunga nangka

a. Mencegah kanker dan anemia,

b. Menyehatkan pencernaan,

c. Menguatkan tulang,

d. Menjaga kesehatan mata dan teroid,

e. Menurunkan tekanan darah,

f. Meningkatkan energi,

g. Membantu menyembuhkan penyakit jantung,

h. Mengobati asma,

i. Meningkatkan imunitas,

j. Antioksidan,


15. Madu bunga rosella

a. Menurunkan hipertensi,

b. Mengobati diabetes mellitus,

c. Mengobati asam lambung,

d. Membantu proses pembentukan tulang,

e. Anti pengeroposan tulang,

f. Melangsingkan tubuh,

g. Memperbaiki metabolisme tubuh,

h. Mencegah sariawan dan panas dalam,

i. Menghambat pertumbuhan sel kanker,

j. Meningkatkan vitalitas,

k. Mencegah batuk dan flu,

l. Sebagai antioksidan, antidepresi, dan antikanker.


16. Madu bunga apel

a. Meningkatkan imunitas,

b. Melancarkan fungsi otak dan kerja saraf,

c. Mengatasi insomnia,

d. Melancarkan sirkulasi darah,

e. Menguatkan kandungan,

f. Mengatasi mual,

g. Menurunkan hipertensi,

h. Menyembuhkan luka dan mencegah infeksi pada luka (dioleskan).


17. Madu bunga nanas

a. Menurunkan berat badan (diet),

b. Menjaga kesehatan jantung,

c. Meningkatkan imunitas,

d. Menguatkan tulang,

e. Menyehatkan pencernaan dan gusi,

f. Mencegah kanker,

g. Mengobati kecacingan, beri-beri, dan radang tenggorokan,

h. Mengatasi alergi,

i. Sebagai obat batuk alami,

j. Mengobati luka,

k. Mengandung antioksidan,

l. Menurunkan kolesterol jahat,

m. Melancarkan peredaran darah dalam tubuh,

 

18. Madu bunga alpukat

a. Baik untuk kecantikan kulit,

b. Melembabkan kulit,

c. Menyamarkan kerutan,

d. Melindungi kulit dari paparan sinar matahari,

e. Menuntaskan jerawat,

f. Mencerahkan kulit,

g. Mengobati alergi dan gatal-gatal,

h. Mengatasi keputihan,

i. Menyembuhkan hepatitis,

j. Meningkatkan vitalitas pria dan wanita,

k. Mengobati gangguan liver,

l. Meningkatkan sel-sel darah putih (leukosit) yang bermanfaat melawan bakteri, kuman, virus, dan jamur,

m. Memperbaiki metabolisme tubuh,

n. Mencegah dan mengobati asam urat,

o. Melancarkan peredaran darah.


19. Madu bunga matahari (sunflower honey)

a. Antibakteri dan antijamur,

b. Mengandung antioksidan,

c. Mengatasi gangguan tidur,

d. Sumber energi/meningkatkan stamina,

e. Membantu mengendalikan gula darah (baik bagi penderita diabetes),

f. Membantu menangkal infeksi,

g. Membantu mengendalikan berat badan,

h. Menjaga imunitas tubuh, 

i. Menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan usus,

j. Membantu penyembuhan penyakit paru-paru dan ginjal,

k. Menyembuhkan penyakit jantung dan pembuluh darah,

l. Bersifat antimikroba dan mempercepat penyembuhan luka,

m. Mengobati dermatitis,

n. Mengobati sinusitis,

o. Mengurangi gejala flu dan sakit tenggorokan,

p. Membantu pertumbuhan rambut,

q. Mengatasi diare dan sembelit,

r. Menyembuhkan infeksi kandung kemih,

s. Menguatkan organ hati/liver,

t. Menyembuhkan penyakit maag dan asam lambung,

u. Membantu masa penyembuhan malaria.


20. Madu bunga insulin (madu daun yakon/mexican sunflower honey)

a. Mencegah dan mengobati diabetes,

b. Sebagai antioksidan,

c. Baik untuk pencernaan,

d. Menstabilkan tekanan darah,

e. Mengontrol kolesterol,

f. Mengontrol gula darah (baik untuk yang sedang diet)


21. Madu bunga sumrah (sumurah/sumroh) dari jenis madu Yaman

a. Sumber vitamin untuk tubuh (B1, B2, B3, B5, D, E, K, asam nikotinat, dan urin acid),

b. Mengoptimalkan tumbuh kembang anak,

c. Mengatasi alergi,

d. Mengatasi anak yang susah makan,

e. Meredakan batuk dan flu pada Si Kecil,

f. Solusi bagi penderita diabetes

Di Yaman dikenal sebagai insulin nabati.

g. Sumber energi,

h. Meningkatkan imunitas,

i. Mengeluarkan virus, racun, dan bakteri dari tubuh,

j. Mengobati toxoplasma dan rubella,

k. Mengatasi ruam merah pada anak,

l. Membersihkan rahim setelah melahirkan dan akibat keguguran tanpa harus operasi kuret,

m. Mengobati maag, liver, jantung, pernapasan, masalah pencernaan, luka operasi, dan masih banyak lagi.


22. Madu bunga manuka, bunga yang ada di New Zealand/Selandia Baru

a. Menjaga stamina,

b. Mengatasi masalah pencernaan,

c. Mengatasi sakit tenggorokan dan sariawan,

d. Mengatasi masalah pernapasan (batuk, pilek, dll),

e. Memperindah dan menghaluskan kulit,

f. Meningkatkan kesuburan,

g. Mengatasi luka bakar minor dan bisul (dioleskan),


23. Madu bunga saisabanah, bunga yang ada di Yaman

a. Antibakterti,

b. Memperbaiki stamina,

c. Mengatasi gangguan hati, lambung, infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, dan penyakit mata,

d. Meningkatkan imunitas,

e. Membantu menyembuhkan luka akibat infeksi, luka bakar, serta mempercepat kesembuhan luka pasca operasi


24. Madu bunga mahoni

a. Menjaga daya tahan tubuh,

b. Mempercepat proses penyembuhan,

c. Mengandung antioksidan tinggi,

d. Menurunkan kadar gula darah, baik bagi penderita diabetes,

e. Mengembalikan stamina tubuh,

f. Meredakan gejala asam urat,

g. Menurunkan kadar kolesterol,

h. Mengobati penyakit maag,

i. Menetralisir asam lambung,

j. Menguatkan fungsi hati.


25. Madu bunga karet

a. Mengobati hepatitis, liver/hati, dan empedu,

b. Mengatasi keputihan.


26. Madu bunga kaliandra

a. Meningkatkan imunitas,

b. Melancarkan pencernaan,

c. Menetralkan tekanan darah,

d. Meningkatkan dan memperbaiki kualitas hormon,

e. Mengatasi susah tidur,

f. Mengurangi mual,

g. Mengobati rematik,

h. Mengobati luka bakar, 

i. Mengobati keputihan,

j. Mengobati alergi,

k. Mencerdaskan otak.


Madu kaliandra tidak disarankan dimasukkan ke dalam lemari es, karena serat halusnya dapat mengkristal. 


27. Madu bunga kayu putih

a. Meningkatkan kesehatan dan kekebalan tubuh,

b. Mengobati demam,

c. Mengobati sakit gigi,

d. Meredakan masuk angin dan sakit kepala (pusing),

e. Menyehatkan pencernaan,

f. Mengatasi distress pernapasan,

g. Meringankan nyeri dan pegal-pegal.


28. Madu bunga lemon dan jeruk-jerukan lain

a. Mempercepat pertumbuhan sel baru,

b. Mempercepat penyembuhan flu,

c. Pembersih paru-paru dari polusi,

d. Mengobati maag dan lambung,

e. Sebagai sumber energi instan,

f. Memperbaiki imunitas,

g. Melindungi saraf dan menyokong pertumbuhan sel,

h. Menyembuhkan batuk dan radang,

i. Membantu diet,

j. Kaya antioksidan,

k. Antibiotik alami,

l. Menurunkan tekanan darah tinggi,

m. Menjaga kesehatan jantung,

n. Mencegah kanker,

o. Menjaga kesehatan pencernaan,

p. Meningkatkan fungsi otak dan kerja saraf,

q. Mencegah katarak,

r. Menurunkan risiko stroke


29. Madu bunga durian

a. Menyembuhkan penyakit darah rendah maupun anemia,

b. Menyembuhkan luka bakar tingkat 1 maupun 2,

c. Menghilangkan rasa mual, diare, serta penyakit pencernaan lain,

d. Meningkatkan fungsi serta perkembangan otak,

e. Meningkatkan kekebalan tubuh serta menambah sistem imun tubuh,

f. Mengobati asam urat dan rematik,

g. Memperbaiki fungsi ginjal,

h. Melancarkan buang air kecil,

i. Mencegah osteoporosis,

j. Memperkuat sel darah putih,

 

30.  Madu bunga sonokeling

a. Melindungi fungsi hati,

b. Menguatkan imunitas,

c. Mengobati sariawan,

d. Mengobati demam, batuk berdahak, pilek,

e. Mengobati radang tenggorokan dan bau mulut,

f. Mempercepat penyembuhan luka,

g. Membantu menurunkan kolesterol, darah tinggi, anemia, dan gula darah (diabetes mellitus),

h. Mempercepat penyembuhan pasca sakit dan operasi,

i. Mengobati peradangan akibat bakteri dan virus,

j. Mencegah kanker dan penyakit jantung,

k. Mengatasi berbagai masalah pencernaan,

l. Baik untuk suplemen ibu hamil dan menyusui,

 

31. Madu bunga kangkung

a. Mengurangi nyeri haid,

b. Menyembuhkan sakit kepala,

c. Mengurangi sakit gigi,

d. Melancarkan air seni,

e. Menyembuhkan sembelit,

f. Mengurangi rasa mual pada ibu hamil,

g. Meningkatkan daya tahan tubuh.


32. Madu bunga kopi

a. Mengatasi insomnia,

b. Meningkatkan daya tahan tubuh,

c. Meningkatkan nafsu makan,

d. Melancarkan sirkulasi darah,

e. Mengobati luka bakar,

f. Meningkatkan imunitas.


33. Madu bunga akasia

a. Menurunkan kadar gula dalam darah,

b. Mencegah penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung,

c. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh,

d. Menurunkan berat badan,

e. Baik digunakan sebagai produk perawatan kulit karena kaya akan mineral dan vitamin C,

f. Menghambat timbulnya kerutan, meredakan peradangan, dan menyamarkan bekas luka,


34. Madu bunga randu/kapuk

a. Menambah nafsu makan,

b. Meningkatkan daya tahan tubuh,

c. Mengobati sariawan dan memelihara kesehatan mulut,

d. Mengobati luka bakar dan borok (dioleskan),

e. Mengobati demam dan panas dalam,

f.. Sangat baik untuk masker wajah,

g. Meningkatkan kecerdasan,

h. Antiseptik alami,

i. Meredakan demam, batuk, pilek, dan menghilangkan bau mulut,

j. Menyehatkan liver.


35. Madu bunga buah naga

a. Meningkatkan imunitas,

b. Menurunkan berat badan,

c. Mencegah kanker,

d. Menurunkan risiko diabetes mellitus,

e. Meningkatkan nafsu makan dan melancarkan pencernaan,

f. Menunda penuaan dini,

g. Mengobati batuk dan asma,

h. Menguatkan dan menjaga kesehatan tulang dan gigi,

i. Membantu mengencerkan darah,

j. Menjaga kesehatan mata.


36. Madu bunga kelengkeng

a. Meningkatkan imunitas,

b. Meningkatkan fungsi otak,

c. Memperbaiki fungsi ginjal,

d. Melancarkan buang air kecil,

e. Melancarkan sirkulasi darah,

f. Membantu proses pemulihan pasca operasi,

g. Menyembuhkan luka dan mencegah infeksi pada luka (dioleskan),

h. Menyembuhkan maag, batuk, dan pilek,

i. Mencegah demam dan flu pada anak-anak.


37. Madu bunga jambu mete

a. Meningkatkan imunitas,

b. Menyembuhkan malaria,

c. Menyembuhkan keputihan, 

d. Menyembuhkan asam urat,

e. Menyembuhkan luka bakar (dioleskan),

f. Melancarkan fungsi otak.


38. Madu bunga liar

a. Menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh,

b. Sebagai obat batuk alami,

c. Kaya antioksidan,

d. Obat luka,

e. Menurunkan kadar trigliserida tubuh


Selamat mencoba ya.

Semoga mendapat manfaat sesuai harapan.