Ini adalah desain helm untuk korban karhutla, modifikasi dari DIY PAPR (Powered Air-Purifying Respirator). Alat ini prinsip utamanya bukan menyuplai tabung oksigen murni (karena warga bencana asap tidak butuh oksigen medis murni 100%), melainkan udara segar yang bebas dari partikel PM 2,5 dan gas beracun.
Untuk meningkatkan performanya, terutama agar sanggup menahan gas beracun (CO/VOC) dan tidak membuat mata kering/pegal saat dipakai berjam-jam, desain dasar DIY PAPR yang sudah ada diubah dengan 4 modifikasi utama:
1. Modifikasi Desain & Fitur Tambahan
1. Sistem Filter Ganda (HEPA + Karbon Aktif Lapis Karbon):
- Modifikasi: Menambahkan granul karbon aktif (seperti yang dipakai di filter akuarium/ruangan) di belakang lembaran HEPA.
- Fungsi: HEPA menahan abu mikro PM 2,5 , sementara karbon aktif menyerap bau sangit, gas Karbon Monoksida (CO), dan VOC beracun.
2. Deflektor Udara Anti-Mata Kering (Air Deflector):
- Modifikasi: Di dalam tudung, ujung selang diberi corong miring yang mengarahkan tiupan udara ke belakang tempurung kepala/belakang leher, bukan langsung menembak jidat atau mata.
- Fungsi: Mengatur sirkulasi udara adem tanpa membuat kornea mata mengering atau memicu pusing/sakit kepala.
3. Katup Pembuangan Satu Arah (One-Way Exhaust Valve):
· Modifikasi: Memasang katup karet murah (seperti katup masker N95) di bagian samping leher tudung.
· Fungsi: Membuang hawa panas dan kelembapan dari karbondioksida hasil napas dengan lebih cepat, sehingga tudung tetap sejuk.
4. Rumah Filter Cepat Bongkar Pasang (Quick-Release PVC Cartridge):
· Modifikasi: Menggunakan sambungan drat pipa PVC (1,5 – 2 inci) yang bisa diputar lepas.
· Fungsi: Memudahkan pembersihan abu kasar atau penggantian isi filter HEPA & karbon di lapangan tanpa perlu merusak wadah utama.
2. Rincian Biaya Versi Modifikasi
| KOMPONEN | MATERIAL/SPESIFIKASI MODIFIKASI | EST. BIAYA (IDR) |
|---|---|---|
| Tudung & Katup | Mika transparan tebal 0,3 mm + kain leher elastis + katup karet N95 | Rp 25.000 |
| Selang & Deflektor | Selang spiral fleksibel 1 meter + corong siku PVC kecil | Rp 18.000 |
| Tabung Filter Drat | Pipa PVC drat luar-dalam 2 inci (sistem cartridge) | Rp 15.000 |
| Media Filter Ganda | Potongan HEPA H13 + 50 gram Granul Karbon Aktif + Busa Pre-filter | Rp 35.000 |
| Kipas Blower & Kabel | Kipas Blower Centrifugal 12V / USB 5V + Saklar ON/OFF | Rp 30.000 |
| Konektor Daya | Modul Step-Up USB ke 12V (jika pakai kipas 12V) / Kabel USB | Rp 12.000 |
· Total Biaya Material: Rp 135.000 (belum termasuk Powerbank)
· Jika Tambah Powerbank 10.000 mAh (Bekas/Murah): Total menjadi sekitar Rp 185.000 – Rp 200.000.
Dengan modal di bawah Rp 200 ribu, unit ini sudah menjadi alat pelindung pernapasan dan mata yang jauh lebih lengkap, tahan dipakai 6-8 jam non-stop, dan aman dari paparan asap maupun gas beracun karhutla.
Keterangan:
1. Bagian Headgear / Tudung Kepala:
- Bentuk: Kap transparan jernih (seperti hoodie jas hujan tebal) yang membungkus kepala penuh tanpa menekan wajah. Gunakan bahan berupa plastik mika soft vinyl atau kap jas hujan transparan dengan diameter minimal 35-40 cm (ukuran XL/jumbo) atau setara ember 10 liter.
- Sistem Leher: Ada ikatan kain elastis warna hitam rapat di leher, dilengkapi katup buang udara (exhale valve) berbahan karet kecil di sisi kanan.
- Sirkulasi: Selang masuk dari belakang kepala, lalu menyalurkan udara lewat corong melengkung yang mengarah ke belakang tengkorak (bukan langsung menembak mata/wajah).
2. Selang Penyalur Udara:
· Bentuk: Selang fleksibel bergelombang (corrugated hose) warna hitam atau abu-abu, mirip selang pembuangan mesin cuci tetapi versi lentur dan ringan, menjuntai dari belakang tudung menuju pinggang.
3. Modul Filter & Pompa (Di Pinggang):
- Sabuk: Sabuk nilon hitam dengan klip slop (buckle) tempat menggantung tabung.
- Tabung Filter: Tabung pipa PVC silinder 2 inci berulir (screw cap). Di bagian transparan tabung, terlihat tumpukan busa pre-filter di bagian paling luar, lipatan kertas putih HEPA di tengah, dan butiran karbon aktif hitam di bagian dalam.
- Kipas Blower: Kipas kotak hitam berukuran kecil (5x5cm) menempel rapat di atas tabung filter.
- Daya: Kabel USB kepang jalinan terhubung ke power bank tipis berlampu LED indikator biru yang diselipkan di saku sabuk.
Cara Pemakaian
Berikut urutan langkah penggunaannya dari awal sampai siap dipakai di area berasap:
1. Pasang Modul Pinggang (30 Detik)
- Ingat Sabuk: Lingkarkan sabuk nilon ke pinggang, lalu kunci gespernya (buckle) sampai pas dan tidak melorot.
- Posisi Tabung: Pastikan tabung filter berada di posisi tegak vertikal (dengan lubang hisap busa hijau berada di bawah).
- Colok Power Bank: Colokkan kabel USB dari kipas blower ke power bank yang terselip di saku sabuk. Kipas akan langsung menyala memompa udara segar.
2. Pasang Tudung Kepala (10 Detik)
- Pakai Hood: Masukkan kepala ke dalam tudung mika transparan.
- Rapatkan Leher: Pastikan karet leher elastis menempel rapat di sekeliling leher. Tidak perlu mencekik, cukup rapat agar ada hambatan udara.
- Atur Deflektor: Pastikan posisi pipa pembelok udara biru berada di atas/belakang kepala.
3. Cara Kerja Saat Dipakai
- Sensasi Udara: Kamu bakal merasakan hembusan udara adem mengalir lembut dari belakang kepala. Karena udara terus ditiupkan ke dalam, tudung plastik bakal mengembang ringan (positive pressure).
- Napas Bebas & Anti Embun: Aliran udara searah ini otomatis mengusir embun dari napasmu dan mendorong hawa panas keluar lewat katup buang di leher.
- Mata & Paru-Paru Aman: Asap pekat di luar tidak akan bisa masuk lewat celah leher karena tekanan udara dari dalam lebih kuat menolak asap ke luar.
Catatan Pemeliharaan Lapangan:
- Busa Hijau Kotor: Kalau busa paling bawah sudah penuh abu kayu kasar, lepas lalu cuci pakai air bersih/dikibas-kibas, keringkan, lalu pasang lagi.
- Ganti HEPA/Karbon: Jika hembusan udara terasa makin pelan atau mulai tercium bau sangit, artinya filter HEPA/karbon di dalam tabung sudah jenuh dan saatnya diganti isiannya.
Jadi, seperti itu modifnya. Silakan diubah ke bentuk nyata, diproduksi massal, dan digunakan untuk mengatasi sebagian dampak negatif dari karhutla terhadap diri kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.