28 Februari 2026

Review Buku "Aku yang Sudah Lama Hilang" oleh Nago Tejena

 

review buku "Aku yang sudah lama hilang" oleh nago tejena
Cover buku "Aku yang sudah lama hilang" oleh Nago Tejena

 
 

AKU YANG SUDAH LAMA HILANG

(Panduan perjalanan menemukan diri di tengah kehidupan dewasa yang membingungkan)

Penulis: Nago Tejena



Buku ini dimulai dengan kekagetan penulis mendapati fotonya saat masa kanak-kanak. Siapa sosok di foto itu? 

Mengapa dia tak mengenalinya lagi.

Ternyata, ada yang hilang di dirinya.

Sesuai judulnya, ini buku tentang mencari dirimu yang ori.

Isinya cara-cara agar kamu lebih jujur pada diri sendiri dan berani berubah untuk mencapai itu.

Buku ini ditulis dengan keahlian menulis yang sangat baik. Dia buku yang psikologi banget tapi sisi kuliahan psikologinya itu gak terlihat sama sekali, jadi full buku populer. Layout-nya yang sangat strategis, karena meskipun isinya duikit banget tapi seolah banyak, karena adanya penataan gambar dan cara menulisnya yang baik.

Tapi ya, kalau untuk feel isinya, ini gak terlalu aman dibaca oleh orang-orang yang sensitif atau lagi sensitif. Di awal sih seolah tulisannya itu kayak berusaha merengkuh kamu dengan halus, berusaha ngertiin kamu, tapi semakin ke tengah hingga akhir suasananya seperti berfluktuasi. Sensasi yang kurasakan adalah penulis ini aslinya nggak sabar dan nggak se-validatif itu tapi berusaha disabar-sabarin sambil kesal dan ada nuansa controlling juga. Aku nggak tau ini memang disusun macam sandwich yang bagian "keras"-nya di tengah, atau memang penulisnya kehilangan kesabaran dan balik ke diri ori-nya sehingga suaranya itu menjadi berbeda dari tengah menuju akhir. Aura atau nuansa tulisannya kacau.

Dan ini nggak nyaman dibaca buatku. Meskipun, belum tentu gitu juga buatmu, karena ini personal. Karena banyak buku yang dipuja orang lain tapi aku gak suka, jadi bisa aja aku gak suka buku ini tapi kamu suka.

 

Baca review kesehatan mental lainnya di sini:

It's okay to feel things deeply

You are positively awesome

Addicted to negative thinking 

How to suffer well 

It's okay not to get along with everyone

 

Baca artikel reviewku lainnya di sini:

https://cerahdanmencerahkan.blogspot.com/search/label/Review


Baca semua buku bagus rekomendasiku di sini:

Daftar buku bagus yang pernah kubaca


Baca artikel inspirasiku lainnya di sini:

https://cerahdanmencerahkan.blogspot.com/search/label/inspirasi


Baca postingan lainnya di sini:

https://cerahdanmencerahkan.blogspot.com/

 

Soal materi/isinya, ini bagus, tapi biasa bagi orang-orang yang udah sering baca buku jenis ginian. Artinya, nggak mengandung kebaruan.

Sementara untuk covernya uda bagus, begitupun judulnya, lagi ngetren judul-judul model sederhana kayak gini. Jadi, bagus juga. 

Sedangkan nama penulisnya itu nipu banget lho, kupikir orang Jepang, taunya orang Indonesia. Apalagi desain covernya itu agak-agak ala Korea.

So, kesimpulannya apa?

Aku ga suka buku "Aku yang Sudah Lama Hilang" ini, tapi mungkin saja orang yang nggak sensitif atau nggak sering baca buku jenis ginian bakal suka dan mendapat kemanfaatan darinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.