11 Juni 2018

11 Bahaya di Seputar Ramadhan dan Idul Fitri


11 Bahaya di Seputar Ramadhan dan Idul Fitri
Mercon

Ramadan dan Idul Fitri menyimpan beberapa bahaya. Dari yang remeh temeh sampai yang berakibat fatal. Apa saja itu?

1.    Kehilangan alas kaki
Musibah ini biasanya terjadi di masjid. Terkadang ada sandal-sandal yang hilang karena kecurian atau tertukar.

2.    Rumah kecurian/kerampokan
Masih senada dengan poin sebelumnya, poin ke-2 ini biasanya terjadi saat mudik lebaran. Rumah-rumah banyak yang kosong sehingga menjadi sasaran pencurian.

3.    Kecopetan saat mudik
Masih berbau pencurian-masih sodara-bedanya pencurian jenis ini biasanya terjadi di perjalanan. Terutama bagi yang memakai kendaraan/transportasi umum. Jaga dompet, HP, dan barang-barang berharga lainnya ya!

4.    Pusing, bingung belanja dan masak apa
Penyakit ini sering menimpa ibu-ibu. Meski di luar Ramadan juga banyak yang mengeluh bingung belanja dan masak apa, tapi di bulan Ramadan pusingnya bisa lebih. Karena para ibu ingin menyajikan sesuatu yang lebih istimewa untuk keluarganya. Mungkin juga plus biar kuat puasa dan tidak kekurangan gizi.

5.    Bokek
Nah, efek dari membuat sajian spesial, pengeluaran juga akan membengkak. Bergantung dari kondisi keuangan dan kemampuan pengelolaan uang Anda, bokeknya bisa berlangsung akut atau kronis.
Meski mungkin sudah dapat Tunjangan Hari Raya (THR), pengeluaran untuk belanja harian, baju baru, biaya bukber dan reuni, ongkos mudik, dan bagi-bagi angpao sama sekali tidak bisa diremehkan.

6.    Pembengkakan atau penyusutan bodi
Entah kenapa banyak orang mengeluh bodinya melar setelah Ramadan berlalu. Walaupun ada juga yang BB-nya malah mengkeret. Anda termasuk yang semakin gemuk atau semakin kurus?
Pertambahan atau penurunan berat badan yang drastis bahaya juga lho! Bagi yang gemuk mungkin akan berpikir, “Yah, harus diet lagi deh”.

7.    Kurang tidur
Jadwal harian yang berubah bisa menyebabkan ibu-ibu kurang tidur. Terutama bagi mereka yang tadarus sampai malam lalu harus menyiapkan makan sahur di pagi hari.

8.    Kecapekan
Kondisi puasa yang tidak diimbangi dengan nutrisi yang tepat saat sahur dan berbuka membuat orang mudah capek dan lemas. Baik itu ibu-ibu dengan tugas rumah tangganya, bapak-bapak dengan tugas luarnya, para pekerja berat, atau bahkan pelajar dan mahasiswa.
Bahaya kecapekan juga bisa terjadi saat mudik dan tidak dapat tempat duduk. Bisa berdiri berjam-jam tuh.

9.    Kemacetan
Kemacetan dan mudik hampir selalu menjadi pasangan serasi. Kemacetan ini sangat berbahaya ya, bisa menyebabkan boring abis. Awas, hati-hati mati kebosanan! (lebay dot com)

10.   Kecelakaan
Selain kemacetan, perjalanan di jalan raya rawan kecelakaan. Kecelakaan tidak selalu karena diri kita, bisa juga orang lain yang ugal-ugalan atau ceroboh. Atau, kita tidak punya kendali karena tidak menyopir sendiri. Tetap saja, mudik atau perjalanan di jalan raya mengandung bahaya ini.

11.   Ledakan mercon atau petasan
Petasan dapat menyebabkan bahaya fatal. Mulai dari sakit telinga (berisik) sampai merenggut nyawa. Sudah banyak cerita orang menjadi korban keganasan petasan. Dari pabriknya meledak, meledak saat bahannya dibawa, meledak saat dirakit, meledak saat digunakan, sampai meledak saat dilemparkan. Petasan itu tak bermata. Jari bisa putus, kepala bisa terbakar, nyawa bisa melayang, rumah bisa hilang, dan lain-lain. Malangnya, bahaya ini tak hanya menimpa penggunanya. Mereka bisa saja melempar petasan ke orang lain dan orang lain itu yang celaka. Bisa juga petasan itu mencuat dan menimpa orang di dekatnya dengan sendirinya (padahal tidak ikut main petasan). Belum lagi dengan bocah-bocah yang tidak tahu apa-apa. Begitu petasan disulut eh dia tidak akan tahu bahaya apa yang akan menimpanya. Wah, horor sekali, bukan? (Saya sih nggak posting gambarnya ya, browsing aja di google gambar dengan kata kunci "korban mercon", serem-serem dah)

Well, itulah bahaya-bahaya di seputar Ramadan dan Idul Fitri. Mulai dari kehilangan alas kaki sampai kehilangan kaki itu sendiri. 

Ada yang mau nambahin bahaya lainnya?


Sumber gambar: Tribunnews.com