26 Februari 2021

Fakta Mengerikan Ini Bikin Kamu Gak Bakal Memuja Bad Boy Lagi

Bad boy

Baca ini dijamin kamu langsung bergidik dan pensiun, tobat jadi pengagum dan penggila bad boy. Kamu tau nggak siapa yang kamu hadapi/kagumi itu? Horor tauk.

Udah jelas-jelas ada kata "BAD"-nya, kok kamu nggak nyadar-nyadar juga sih.

Sabar ya. Aku mo cerita yang lain dulu. Sejarahnya.

Aku mo cerita tentang sekolah dulu ya, alias dunia pendidikan kita. Kalo ortu pegel anaknya nakal maka akan diserahin ke sekolah. Seolah-olah sekolah itu tempat sulapan, bengkel reparasi ajaib, semua yang nakal-nakal atau berkasus wuzzz langsung sembuh begitu masuk "kotak ajaib" tersebut. Sebaliknya, pihak sekolah juga sering mengembalikan anak nakal pada ortunya. Ortunya sendiri walau "titip" anaknya ke sekolah dan nyadar anaknya nakal tapi tetep aja suka mengintervensi sekolah dan susah diajak kerja sama. 

Kita sering mendengar orang melakukan pembenaran, "Itu nggak nakal, tetapi banyak akal." Ada juga orang-orang lain yang menyalahgunakan, mentang-mentang sekolah sudah menjadi inklusi/harus mau menerima anak berkebutuhan khusus, mereka memasukkan anak yang mental illness/mental disorder, yang termasuk ke dalam kategori mental illness/mental disorder berbahaya.

Nah, lo, itu kan kebutuhan yang "amat sangat super khusus sekali". Harusnya dibawa ke terapis, bukan ke sekolah. CATET!

Kalau kamu pikir itu hanya yang tantrum-tantrum saja, kamu salah.

Aku bahas yang paling menyolok aja ya. Anak yang nakalnya tidak wajar. Buandel banget, suka membangkang, melanggar aturan, suka ngebut, dan kenakalan-kenakalan lain seringkali didiagnosa dengan antisocial personality disorder alias psikopat atau sosiopat. Dan ini adalah cikal bakal dari bad boy. Dengan kata lain dia "bad boy versi kecil".

Jadi, bad boy yang kamu puja-puja itu adalah psikopat. Psikopat itu tidak harus tentang bunuh-membunuh ya. Untuk ke-danger-an lebih lengkapnya, kamu cari tau sendiri aja ya. Pelajari lebih detail tentang psikopat.

Kalau kamu memilih bersama dengan bad boy, bersiaplah untuk kehidupan yang penuh drama, dan bahkan bahaya. Di dalam buku "How to spot a dangerous man before you get involved" disebutkan 8 kelompok besar pria berbahaya. Nah, bad boy yang notabene psikopat ini bisa masuk ke dalam beberapa atau mungkin hingga ke dalam 7  kelompok pria berbahaya tersebut sekaligus/paket kombo. Modar modar kamu. Akan tetapi, andai dia hanya masuk ke dalam 1 kelompok saja/psikopat saja, itu sudah danger banget. Apalagi, kalau kombo-kombo an. 

Bad-nya itu kan bisa kekerasan/abuse, pemberontakan, playboy, maniak s*ks, penguras hartamu, kecanduan miras/n*rkoba, dll. 

Soro kamu kalo sama dia. Kamu punya pasangan ingin bahagia kan? So, jangan pilih yang horor dong!

Kalian yang guru juga pasti sudah tahu kalo ada murid-murid yang anehnya banget2.

Ada murid yang kuduga demikian. Dia berkawan/saling membantu dengan sesamanya (sesama bad boy), dia ngincer bad girl dan good girl yang self esteem-nya rendah (untuk kasus murid tersebut), dia ikut balap liar, teman-temannya itu bad boy-bad boy yang minum miras, tapi dia juga ganteng, charming, lucu, dan punya daya tarik tinggi. Sempat temannya membocorkan kalau dia ini main game GTA. Aku baru tahu kalau pemain game itu berperan sebagai penjahat. Temannya cerita, game yang dimainkan adalah game tentang memukuli guru (dia yang berperan sebagai pemain yang memukuli guru).

Bayangkan!

Pada kasus lain ada anak yang suka memberontak, pemarah, berbohong (bahkan sampai berbohong ibunya meninggal dan kebohongan ganjil lainnya), dan tidur melulu. Aku curiga jangan-jangan dia pakai n*rkoba cz aku pernah kenalan sama pemakai g*nja yang (ngakunya) sudah tobat, dia dulu begitu. Katanya nggak ada gurunya yang tahu, cuma tidur aja gitu di kelas. Nggak ada yang curiga. Tapi aku kan nggak punya bukti ya dan mungkin aku malah dianggap aneh. Aku cuma menyimpan tanda tanya sendiri, tanpa bilang siapa-siapa. Baru dugaan ya, takutnya gitu, tapi belum tentu benar.

Ada banyak ya yang aneh. Intinya, sejak kecil seringkali sudah kelihatan. Bahkan, sering-seringnya ortunya juga "aneh"/mirip anaknya, tetapi nggak selalu.

Suatu hari murid-muridku yang SMP main sepak bola. Untuk ke kantor, aku harus melewati mereka. Nah, bolanya itu mengarah ke arahku. Menurut pengakuan murid SD-ku yang ikut klub sepak bola. Si penyepak itu seperti niat mengenaiku, untung adiknya murid SD-ku yang juga muridku dan juga ikut klub sepak bola, menelaknya. Ditendang sama dia yang waktu itu kelas 1 SD kalau nggak salah. Itu menurut dia. Aku woles aja. Masa iya sih? Aku mikirnya kebetulan aja alias nggak sengaja.

Aku jadi ingat juga kebiasaan aneh guru-guru tertentu, salah satunya adalah guruku dulu. Murid ternakal malah dijadikan ketua kelas. Itu danger banget, sangat berisiko.

Ada juga kebiasaan mencampur antara murid yang baik dan yang nakal. Itu juga bahaya, jadi penyakit/sangat mengganggu. Aslinya mereka itu tempatnya bukan di sekolah tetapi di klinik-klinik terapis kesehatan mental.

Sekarang kamu sudah tahu murid yang nakal banget itu psikopat. Kamu harus mewaspadai orang dekatnya juga, misal ortunya, walau nggak selalu. 

Dan kamu juga harus mewaspadai versi besarnya dia. Dialah bad boy yang dipuja-puja dan digilai banyak wanita. Dialah bad boy sang psikopat.


Dikutip dari buku 

"How to spot a dangerous man before you get involved"



Kenapa aku bikin artikel ini? Terutama karena di Youtube itu bad boy masih banyak dicari. Begitupun ketika aku melakukan survei kecil-kecilan, masih ada yang memilih bad boy. 





Selain itu, aku juga ingin membuka mata para guru, tentang siapa yang mereka hadapi di sekolah.

Psikopat ini termasuk personality disorder yang bersifat patologis. Jadi, hati-hati ya!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.