06 Januari 2020

Kesalahan-Kesalahan Terkait Seks Di Luar Nikah (Bagian ke dua)


 Baca dulu bagian pertama di sini
Sambungan.....

1.       Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah tetapi pada d*bur
Perbuatan ini dosanya malah dobel, melakukan s*ks di luar nikah dan melakukan s*ks pada d*bur. Ini akal-akalan pria yang ingin melampiaskan n*fsunya tetapi takut pasangan zinanya hamil.

2.       Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah tetapi dengan anak-anak
Untuk menghindari risiko kehamilan, pria ini memilih anak-anak sebagai korbannya. Ini tetap salah dan berdosa.

3.       Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah tetapi dengan hewan
Ini malah kelainan, melakukan s*ks di luar nikah dengan hewan. Sama, dosa juga. Jangan dilakukan.

4.        Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah tetapi dengan mayat
Ini serem-serem gimana gitu, tapi dosa juga meskipun pasangannya zinanya itu mayat. Jangan dilakukan ya.

5.       Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah demi mendapatkan n*rkoba
Jadi di sini, kamu melakukan kesalahan awal berupa narkoba, kamu terjebak dengannya tetapi sudah tak punya uang lagi. Makanya, jangan mendekati barang haram itu. Kalaupun sudah terlanjur, coba terbuka dengan orang-orang dekatmu yang sekiranya bisa membantu untuk terapi, sehingga kamu bisa terhindar dari barter s*ks dengan narkoba. Ingat, keduanya dosa.

6.       Tidak apa-apa nges*ks tetapi dengan sesama jenis
Kamu melakukan kesalahan besar dobel, dosa s*ks di luar nikah dan dosa melakukan perbuatan kaum nabi Luth.

Baca juga: 
Merangkul Kaum Gay Kembali Kepada Fitrah

7.       Tidak apa-apa nges*ks biar bisa lulus kuliah
Ini dosennya kelewatan, pendidik bukannya malah mengajarkan hal yang baik tapi malah m*sum. Laporkan saja dosen yang seperti itu dan jangan dituruti.

8.        Tidak apa-apa nges*ks karena merasa tak ada yang peduli kamu/merasa hidupmu tidak berarti
Kamu bersama dengan orang yang salah atau berada di lingkungan yang salah. Carilah teman atau lingkungan yang baik dan bersosialisasilah dengan mereka. Mungkin kamu mengalami mother hunger sewaktu kecil sehingga merasa hidupmu hampa-hampa nggak jelas gitu.
Kalau misalnya kamu tidak kesulitan keuangan, cobalah ikut terapi psikologis. S*ks tidak akan membuatmu merasa penuh atau memiliki hidup yang berarti.

9.       Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah agar bisa membeli barang mewah
Sayang sekali, jangan melakukan hal tersebut. Kenikmatan dari membeli barang itu hanya singkat, kamu tak akan pernah puas. Keinginan belanja barang mewah berlebihan ini mungkin berasal dari lingkunganmu atau dari masa kecilmu, sehingga kamu  sampai menganggap kepemilikan barang-barang mewah bahkan lebih berharga daripada dirimu.

10. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah asal sama-sama puas
Ini mungkin karena hipers*ks tadi, karena gangguan jin/sihir, karena kurangnya keintiman, mother hunger, atau lainnya.
Tetap tidak boleh, ini dosa.

11. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah karena ortu/teman-temanmu juga begitu
Kalau kamu tahu mereka berbuat tidak baik, mengapa kamu melakukannya juga?
Mengapa kebencianmu pada mereka membuatmu melakukannya juga?
Jangan, kamu orang baik, kamu tidak perlu seperti mereka.

12. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah karena kamu merasa tidak laku
Kemungkinan besar ini berawal dari caregiver-mu di masa kecil yang abusive verbal, sehingga kamu memiliki harga diri dan kepercayaan diri rendah. Belum lagi dengan adanya pria di luar sana yang melakukan mind games sehingga semakin meruntuhkan harga diri dan kepercayaan dirimu. Sampai-sampai kamu harus nges*ks agar merasa laku.
Kamu berharga. Jangan dengarkan kata-kata buruk mereka. Kamu layak mendapatkan cinta yang baik dari pria yang baik. Lakukan terapi agar luka-lukamu sembuh.

13. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah karena kamu kesepian
Kesepian bisa jadi kemungkinan berasal dari mother hunger. Lalu, kamu melampiaskan kekosongan itu untuk mencari orang yang menyayangimu, tetapi caranya salah. Kamu malah terjerumus pada zina. Lakukan terapi dan bersosialisasilah dengan orang-orang yang baik dan positif.

14. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah asal kamu/anakmu (jika kamu janda) dibiayai
Mohonlah kepada Tuhanmu yang Maha Kaya dengan sungguh-sungguh. Cobalah melakukan pekerjaan halal, menghubungi lembaga-lembaga kemanusiaan, lembaga zakat, dan upaya-upaya halal lainnya.

15. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah asal kalian “menikah”
Ada orang yang menikah palsu demi dapat berzina. Mungkin walinya yang palsu, penghulunya yang palsu, atau lainnya. Mereka hendak menipu Allah, padahal mereka menipu diri mereka sendiri.

16.  Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah asal tidak di Indonesia
Mereka kabur ke negara lain yang lebih bebas pergaulannya. Mereka lebih takut dengan perkataan manusia daripada Tuhannya. Padahal, kemanapun mereka pergi, Allah Maha Tahu dan Maha Melihat.

17. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah asal tidak sampai “keluar”/tidak dikeluarkan di dalam
Sebenarnya mereka takut hamil, tapi tidak takut dosa. Asal tahu saja, meskipun dikeluarkan di luar, kadang-kadang masih ada yang tertinggal di dalam dan bisa hamil.
Tapi poin utamanya bukan itu, dosa tetaplah dosa. Meskipun kamu coba memanipulasinya, tetap saja dosa. Bunyi larangannya kan dilarang zina, bukan dilarang hamil. Iya, tho?

18. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah untuk menghilangkan stres/mendapatkan kebahagiaan
Miris ya kalau kebahagiaan harus didapat dari s*ks di luar nikah. Lakukan terapi agar kamu bisa berhenti dan terbebas dari luka-luka atau traumamu.

19. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah untuk bisa balas dendam pada lawan jenis
Hentikan perbuatan haram itu dan lakukan terapi.

20. Nges*ks di luar nikah untuk membuktikan kejantanan/keperkasaan
Aduh, tidak usah alasan seperti ini deh. Langsung ke dokter saja untuk cek kesehatan dan uji laboratorium. Aneh-aneh saja.

21. Nges*ks di luar nikah untuk mengeksplorasi titik/perlakuan yang bisa memuaskanmu
Tidak usah coba-coba, nanti saja praktek sama suami langsung.

22. Lomba playboy terbaik
Sebagian pria masih sangat childish mengadakan lomba menaklukkan (menzinai) cewek targetnya, baik itu satu orang atau banyak-banyakan.
Kamu perlu punya sumber harga diri lain selain dari aktivitas s*ks semacam ini. Ingat, itu dosa.

23. Nges*ks di luar nikah untuk membuktikan masih normal, nggak cemen
Ini sepertinya lebih umum terjadi pada pria. “Ah kamu masa gitu aja belum pernah, banci lu. Cemen lu.” Mereka diolok-olok semacam itu. Lalu jadi salah jalan.
Ingatlah, parameter kenormalan bukanlah dari s*ks. Kamu tidak perlu membuktikan apapun, validasilah dirimu sendiri. Jangan mencari penerimaan orang lain. Kamulah yang lebih mengerti tentang dirimu.

24. Pacaran itu harus nges*ks
Ini pertanda pacarmu atau teman dan lingkunganmu adalah orang-orang yang buruk. Kamu tidak perlu melakukannya. Keluarlah dari lingkungan tersebut dan jauhi orang-orang tersebut.

25. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah, nanti aborsi/digugurkan
Kamu melakukan dosa besar ganda, dosa zina dan dosa pembunuhan.

26. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah, nanti dinikahi
Kenapa tidak dibalik saja, dinikahi dulu baru boleh nges*ks. Jangan mau diajak melakukan zina, meskipun nantinya akan dinikahi. Jangan percaya janji palsu, wong orang yang sudah resmi menikah dan ada bukti tertulisnya saja bisa selingkuh dan mengingkari janji, apalagi yang tidak ada ikatan apa-apa. Be smart! 

27. Tidak apa-apa nges*ks di luar nikah, nanti saat tua tobat
Ini dosa yang diniati. Tidak boleh ya, jangan dilakukan. Lagipula, siapa yang menjamin kalian punya waktu untuk bertobat.

28. S*ks untuk merayakan ulang tahun, ulang tahun jadian, kelulusan, Valentine Day, Tahun Baru, pesta lepas bujang, atau lainnya
Setan selalu mencari celah untuk bisa menjerumuskan manusia. Apa hubungannya perayaan-perayaan tadi dengan s*ks? Kamu tidak perlu berzina untuk merayakan hari-hari tersebut. Itu hanya akal-akalan dari pria bejat.

29. S*ks untuk coba mempraktekkan film p*rno
Itu dia, jangan nonton p*rno, kamu jadi sulit mengendalikan diri karena telah mendekati zina. Kamu mungkin melakukan setidaknya 3 dosa: berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan mahram, nonton p*rno, dan berzina.

Jadi, banyak sekali ya alasan orang melakukan s*ks di luar nikah. Mungkin saja yang saya sebutkan ini belum seluruhnya, masih ada alasan lainnya.
Yang jelas, Allah tidak menerima alasan-alasan kita. Semua perbuatan kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya. Jadi, jangan berzina. Segeralah bertobat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.