27 Mei 2018

Koperasi Masa Kini: Wadah Pemuda Berkreasi, Berinovasi, dan Berinvestasi


Koperasi Bisa Menjadi Tempat Berinvestasi 

 Kita Mart, di bawah Koperasi Syariah 212
Sumber: VOA Islam

Banyak orang mengenal investasi hanya terbatas pada saham, reksadana, deposito, emas, rumah, tanah, hingga uang digital (termasuk bitcoin). Tak banyak yang memasukkan koperasi sebagai pilihan investasinya. Padahal, koperasi itu juga bisa digunakan sebagai sarana berinvestasi. Koperasi Merah Putih (milik ustad Yusuf Mansur) misalnya, menyalurkan dana investasi anggotanya ke dalam Hotel Siti di Tangerang, Banten. Koperasi syariah 212 (milik ustad Syafi’i Antonio), menyalurkan ke dalam ritel, properti, dan manufaktur. Sedangkan koperasi BMT Bintaro membuka investasi minimal 500 juta rupiah untuk diinvestasikan ke dalam perumahan Kampung Amanah.

Di Sekura, Sambas, 9 Mei 2018, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga tercatat telah meresmikan Galeri Investasi Politeknik Negeri Sambas dan Galeri Investasi di Koperasi Citra Astra Mandiri. Galeri investasi pertama yang bekerja sama dengan koperasi.


Koperasi itu Keren

Koperasi itu milik Indonesia, jangan biarkan negara lain keren sendiri. Kita harus lebih keren. Beneran ini. Koperasi itu milik Indonesia. Ia telah ditetapkan oleh PBB sebagai warisan budaya bukan benda (intangible herritage) yang berasal dari Indonesia. Ia dibentuk untuk menciptakan keadilan sosial ekonomi, mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Selain itu, ia juga berfungsi menciptakan pembangunan yang ekologis, stabilitas politik, dan pembangunan berkelanjutan.

Sudah tahu belum kalau koperasi merupakan satu-satunya kelompok usaha yang mampu bertahan saat krisis moneter 1998 terjadi? Bayangkan, betapa andal dia!

Koperasi Masa Kini: Wadah Pemuda Berkreasi, Berinovasi, dan Berinvestasi
Coop Nordic
Sumber: http://www.eysinksmeets.com/cooperatives/

Koperasi juga diterapkan oleh negara-negara lain, dan sukses. Tengoklah di Jepang, Japanese Consumer Cooperative Union (JCCU), bisa beromzet 270 triliun (Liputan6.com, 2016). Sedangkan Coop Nordic, hasil merger dari tiga koperasi konsumen di tiga negara kawasan Skandinavia, berhasil menjadi pemain ritel makanan dan minuman terbesar di Eropa (majidnanlohy.blogspot.co.id, 2009). Kondisi yang membuat kita melongo juga terdapat di Singapura dan Denmark. Di Singapura, 50% warganya menjadi anggota koperasi, sedangkan Denmark 73% perekonomian nasionalnya dikuasai atau dikelola oleh koperasi. Ada juga provinsi Mondragon di Spanyol yang unik. Di sana, seluruh warganya bangga menyatakan diri sebagai anggota koperasi (Edupublikjabar.com). Di Kuwait pun begitu, yang memiliki jaringan seperti Carefour ternyata adalah koperasi.


Berkoperasi itu Keren

 Seruji, koperasi pers
Sumber: https://seruji.co.id/peristiwa/kekaguman-ulama-saudi-terhadap-seruji-yang-lahir-melalui-gerakan/

Beberapa waktu lalu tetangga saya menceritakan kisahnya dengan berapi-api. Berkat berkonsultasi di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, ia berhasil sukses menjadi pengusaha muda. Usaha terang bulan dan martabaknya pun laris manis hingga akhirnya di-franchise-kan.

Ia tidak sendiri. Jilah dan Bowo suaminya dari Gunung Kidul juga terbantu oleh koperasi dalam mengatasi kesulitan modal dan pasar. Usaha ampyang dan guloklopo dari pemuda itu pun berhasil mendatangkan omset 30 juta per bulan (Berdesa.com, 2015).

Koperasi yang dikelola dengan baik memang sangat sakti. Sebut saja Kopwan Nari-Nari di Bima, sukses memberdayakan para pemudanya (terutama wanita) sehingga tidak ingin menjadi TKI. Kemudian ada koperasi Nira Satria di Banyumas, yang berhasil mengekspor gula kristal organik berkualitas ke Jerman, Eropa, Amerika dan China. Ada juga empat koperasi binaan PT Petrokimia Gresik, yaitu Koperasi Tunas Harapan, Koperasi Pemuda Gangsar, Koperasi Cinta Indonesia, dan Koperasi Mitra Jaya Lumpur yang sukses menjadi koperasi beromset besar. 

Koperasi bukan hanya melulu simpan pinjam. Di Kampung Cikole, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Koperasi Dangiang, hadir dalam pengendalian lingkungan dan mengatasi masalah sampah organik. Koperasi yang berdiri sejak 1999 tersebut mengubah sampah menjadi pupuk organik. Ia berhasil mendorong pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengatasi masalah sampah. Selain itu, pupuk organik yang dihasilkan juga lebih ekonomis digunakan dalam bertani sehingga lebih menguntungkan petani. 

Di Sleman, Sumijo dengan Koperasi Kebun Makmur-nya, berhasil meningkatkan kemakmuran petani Kopi Merapi di sana. 

Koperasi Masa Kini: Wadah Pemuda Berkreasi, Berinovasi, dan Berinvestasi
BMT UGT Sidogiri
Sumber: https://plus.google.com/111280815826372778183

Koperasi juga tidak selalu kecil dan bisa diremehkan. BMT MMU Sidogiri dan BMT Usaha Gabungan Terpadu (UGT) Sidogiri, serta Kopontren Sidogiri misalnya, omsetnya sangat besar. Begitu pula dengan koperasi Kita Sejahtera Bersama (KSB), dengan supermarketnya yang memiliki branding Kita Mart. Kita Mart, di bawah manajemen Koperasi Syariah 212, berhasil mengumpulkan dana 520 juta dalam 10 hari saja. Dana tersebut digunakan untuk mendirikan Kita Mart Bojong Kulur. Warga Bojong Kulur yang 95% muslim ternyata banyak yang mendukung KSB dan Kita Mart ini. Di hari pertama launching, nilai transaksi mencapai Rp. 43 juta, kemudian di hari libur rerata transaksi antara Rp. 19 juta hingga Rp. 20 juta. Sementara di hari-hari kerja transaksi berkisar Rp. 6,9 juta hingga Rp.16 juta.


Koperasi Memanggilmu Wahai Pemuda

Koperasi Masa Kini: Wadah Pemuda Berkreasi, Berinovasi, dan Berinvestasi
 Koperasi Dangiang, mengolah sampah menjadi pupuk organik
Sumber: kabarpriangan.co.id

Wahai pemuda, koperasi memanggilmu! Bila dirasa kuno, mudah, perbaiki saja formatnya. Negara ini membutuhkan kontribusi kalian untuk membuat perekonomian lebih baik dan merata. Generasi kalian adalah generasi yang masih kuat serta penuh kreativitas dan inovasi. Dengan adanya bonus demografi, peran kalian akan menjadi semakin signifikan. 

Berdasarkan Badan Pusat Statistik tahun 2016, di Indonesia terdapat 212.334 koperasi berbadan hukum yang beranggotakan lebih dari 36 juta orang. Sedangkan menurut Kemenkop UKM, 65% dari jumlah tersebut adalah koperasi yang mati suri, atau tidak aktif. Banyaknya koperasi yang gulung tikar, adanya investasi abal-abal berkedok koperasi, dan citra koperasi yang negatif menunggu peran kalian untuk diperbaiki.

Sumbangan koperasi terhadap perekonomian Indonesia masih 3,9% (2017). Relakah kalian jika koperasi milik kita hanya memakmurkan negara lain? Mereka yang keren dan makmur? Jangan, jangan mau kalah! Saya percaya kalian mampu membuatnya lebih keren di negeri sendiri.

 Mohammad Hatta berkata, “Kita membangun koperasi supaya koperasi membangun kemakmuran masyarakat”.


Koperasi Kekinian

Sebelumnya saya ingin tanya, kalian sebagai pemuda tahu tidak bahwa sudah ada banyak koperasi kekinian? Ia bisa dibuat fleksibel formatnya sehingga lebih gaul dan bisa menjawab tantangan zaman.

Ada yang pernah dengar tentang Stocksy? Stocksy ini startup luar negeri dengan sistem koperasi. Startup yang digagas oleh Bruce Livingstone dan Briannya Wettlaufer ini berbasis di Victoria BC. Stocksy menyediakan royalty-free stock photography dan video bagi orang-orang maupun perusahaan yang membutuhkan kedua hal tersebut untuk keperluan bisnis, pemasaran, atau sekedar koleksi. Stocksy memberikan 50 persen royalti dari setiap transaksi yang ada di sana, dan 75 persen bagi transaksi perpanjangan lisensi. Lalu, 90 persen dari profit Stocksy akan dibagikan kepada para anggotanya setiap akhir tahun, serupa dengan pembagian SHU dalam koperasi.

Di Indonesia, ada startup P2P Lending bernama Ammana. Ammana merupakan startup fintech pertama yang secara formal terdaftar di IKNB Syariah. Startup ini berusaha menggali potensi besar bisnis koperasi syariah. Ia akan mempertemukan kita dengan para pemilik UKM yang membutuhkan pinjaman bisnis. Para peminjam tersebut didapat dari para koperasi syariah yang bekerja sama dengan mereka. Sedangkan sebagai lembaga penyalur pinjamannya adalah beberapa koperasi syariah dan Baitul Mal wat Tamwil (BMT). 

Koperasi Masa Kini: Wadah Pemuda Berkreasi, Berinovasi, dan Berinvestasi
Digital Lounge (DiLo) Solo
Sumber: https://twitter.com/hashtag/dilosolo

Kota Solo tak mau ketinggalan. Sekumpulan komunitas dan startup digital se-Solo Raya, bersama dengan Digital Lounge (DiLo) dari MIKTI dan Telkom, membangun badan berbentuk koperasi. Koperasi tersebut bernama Balaidigital.Com. Balaidigital.Com kemudian menjadi tempat mereka dalam menampilkan produk atau karya-karya industri digital kreatif dari Solo Raya untuk Indonesia.

Ada pula Seruji, sebuah koperasi (Pers) Swamedia Mitra Bangsa (SMB). SMB yaitu perusahaan pers berbadan hukum koperasi pertama di Indonesia. 

Lebih lanjut, Menteri Koperasi dan UKM telah mendorong anak usaha koperasi untuk masuk bursa. Ia mengatakan, koperasi sebagai badan hukum bisa memiliki anak usaha yang dikembangkan hingga kemudian terdaftar sebagai emiten di BEI (Bursa Efek Indonesia). Menteri Puspayoga tersebut ingin mencontoh kesuksesan dari Kospin Jasa melalui anak perusahaannya PT Asuransi Jiwa Syariah Mitra Jaya Abadi tbk. 

Kemudian, untuk menghindari terjadinya investasi bodong, Bursa Efek Indonesia mendirikan galeri investasi koperasi pertama di Indonesia. Galeri tersebut bertempat di kantor Koperasi Citra Astra Mandiri Sekura, Sambas. Selain berfungsi untuk mencegah investasi bodong, ia juga berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan anggota dan masyarakat tentang investasi yang tepat dan benar melalui pasar modal.


Rebranding Koperasi

Koperasi Masa Kini: Wadah Pemuda Berkreasi, Berinovasi, dan Berinvestasi
 Jambore Koperasi Pemuda Jawa Timur
Sumber: https://jatim2.kemenag.go.id/berita/389882/man-2-madiun-juara-umum-gelar-jambore-koperasi-pemuda-jawa-timur

Rebranding adalah usaha untuk mengubah citra brand kembali ke tujuan semula agar lebih sukses sehingga persepsi pun akan sampai pada taraf yang diinginkan perusahaan/organisasi. 

Untuk melakukan rebranding mula-mula koperasi harus mau mengubah sifatnya dari yang awalnya bersifat dari atas ke bawah menjadi dari bawah ke atas. Karena banyak masyarakat merasa pemerintah tidak memahami kebutuhan maupun keinginan mereka.

Dengan mengubah sifatnya menjadi dari bawah ke atas, generasi muda semakin leluasa untuk membangun ekosistem koperasi yang ramah anak muda. Kita harus percaya bahwa generasi muda Indonesia sangat berpotensi. Mereka kaya kreasi dan inovasi. Betul tidak, para pemuda? 

Sekarang, saya akan bertanya lagi kepada kalian wahai pemuda. Siapa yang ingin Indonesia menjadi lebih baik dan harga barang lebih murah? Siapa yang benci Indonesia dikuasai oleh orang atau kaum yang itu-itu saja? Siapa yang ingin koperasi dan perekonomian Indonesia menjadi yang terbaik di dunia? Jangan hanya mengeluh! Anda, saya, dan kita -seluruh bangsa Indonesia- bisa ambil bagian di dalamnya, menjadi pahlawan ekonomi Indonesia. Mari merapatkan barisan, bergandeng tangan dalam koperasi. Ya, koperasilah jawabannya.

Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis Koperasi dan KUKM 2018 Kategori Blogger


Sumber: 

https://ekbis.sindonews.com/read/1252287/34/bonus-demografi-generasi-milenial-bisa-bikin-punah-koperasi-1509103973
http://bmtbintaro.com/
https://www.pontianakpost.co.id/bei-dirikan-galeri-investasi-di-sekura
https://economy.okezone.com/read/2017/10/18/320/1798138/investasi-koperasi-merah-putih-capai-rp40-miliar-ustadz-yusuf-mansur-siap-jual-hotel
http://keuangansyariah.mysharing.co/yuk-investasi-di-koperasi-syariah-212/
https://www.merdeka.com/uang/melihat-upaya-sumijo-di-balik-budidaya-kopi-merapi.html
https://hiquds.wordpress.com/2017/11/08/pemuda-dan-koperasi-di-era-milenials/
https://finance.detik.com/moneter/d-3796478/selain-simpan-pinjam-ini-yang-bisa-dilakukan-koperasi
https://jpp.go.id/ukm/koperasi/308894-bappenas-dorong-koperasi-masuk-ke-semua-usaha
http://www.songkoktjokro.com/kabar/gerakan-koperasi-pemuda-jatim-anggap-kemenkop-tidak-profesional/
https://www.timesindonesia.co.id/read/153545/1/20170804/230246/jambore-galaksi-pemuda-koperasi-perkuat-ekonomi-kerakyatan/
https://www.wartaekonomi.co.id/read157064/menteri-koperasi-dan-ukm-optimis-koperasi-semakin-diminati-generasi-muda.html
https://kabarpriangan.co.id/koperasi-karang-taruna-dibentuk-untuk-majukan-potensi-daerah/
https://nusantara.news/kita-mart-revolusi-ritel-dengan-spirit-212/
http://sidogiriku.blogspot.co.id/2013/03/rahasia-sukses-ekonomi-syariah-di.html
https://www.bangsaonline.com/berita/24513/hanya-butuh-waktu-3-tahun-koperasi-binaan-pg-beromzet-ratusan-juta
http://www.edupublikjabar.com/2018/03/14/negara-keliru-memahami-koperasi/
http://www.beritasatu.com/bisnis/438900-koperasi-sukses-masyarakat-kota-bima-enggan-jadi-tki.html
https://m.liputan6.com/regional/read/2661815/menimba-ilmu-dari-koperasi-jepang-beromzet-rp-270-triliun
http://www.berdesa.com/pemuda-desa-beromset-30-juta-per-bulan/
http://aksi.id/artikel/26099/Kaum-Milenial-Ayo-Bentuk-Koperasi-Pemuda/
http://www.klikberita.co.id/peristiwa/peristiwa-ibu-kota/menkop-dan-ukm-dorong-anak-usaha-koperasi-masuk-bursa.html
https://id.techinasia.com/ammana-p2p-lending-syariah
https://www.sasherjuna.xyz/2015/12/koperasi-bersama-startup-digital-solo.html
https://kkbmunpar.wordpress.com/2016/11/10/mengenal-stocksy/
https://kabarpriangan.co.id/koperasi-dangiang-olah-sampah-jadi-pupuk-organik/
https://ekonomi.kompas.com/read/2018/03/06/221200926/anak-muda-koperasi-dan-the-abundance-era
http://majidnanlohy.blogspot.co.id/2009/05/koperasi-raksasa-tiga-negara-coop.html
https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/kontribusi-masih-3-9-persen-presiden-minta-koperasi-berani-berkompetisi/