28 Maret 2018

Dekati Narkoba = Siap-Siap Jadi Gila


Dekati Narkoba = Siap-Siap Jadi Gila
 Orang gila

Bagi sebagian orang, orang gila itu tampak membuat iri. Mereka bisa seperti lepas tanpa beban. Beberapa di antaranya sangat ceria. Begitu percaya diri. Nggak usah peduli hitam-putih, kurus-gemuk, cakep-jelek, atau lainnya. Tampil bagaimanapun oke-oke saja, bahkan walau tampil telanjang. Enak deh, nggak pake banyak aturan. Males banget kan sama aturan ini itu. So pasti nyantai lah hidup ini.

Hmm ... ngomong-ngomong, gimana ya rasanya jadi “gila”? Itulah yang ingin dicoba oleh sebagian orang yang “masih waras”. Mereka minum minuman keras atau memakai narkoba agar mendapatkan sensasinya. Hasrat untuk meninggalkan dunia “kewarasan” itu begitu tinggi. 

Malangnya, banyak yang kebablasan. Tak bisa kembali ke dunia normal. Buktinya, mayoritas pasien gila yang dirawat di Yayasan Keris Nangtung (rehabilitasi orang kelainan jiwa/orgil) adalah akibat NAPZA (morfin, kokain, ganja, dan sabu-sabu). Namun, mereka termasuk beruntung karena cuma gila. Lalu diselamatkan pula oleh Dadang Heriadi, sehingga kegilaannya tidak berkepanjangan. (Hope, 2013: 47). Cuma gila, cuma. Ya, karena banyak juga di antara para pemakai narkoba yang akhirnya mati. Entah karena overdosis atau lainnya.

Kamu sudah tahu belum kalau narkoba bisa bikin gila?

Udah, ga usah ditambahi lagi. Orgil di Indonesia udah banyak. Yuk, hidup sehat tanpa  narkoba.



Sumber gambar: Vebma