30 April 2017

Bingung Berinvestasi? Investasi Apartemen Saja



Investasi Apartemen Merupakan Investasi yang Menjanjikan

Bingung memilih investasi yang tepat? Pertimbangkan untuk berinvestasi apartemen. “Meskipun pertumbuhan ekonomi nasional tengah bergejolak dan adanya penurunan investasi di berbagai instrumen, namun properti masih saja tetap bertumbuh dan diminati para investor” (Patar Tambunan dalam usahaproperti.com). 

Bingung Berinvestasi? Investasi Apartemen Saja

 Bisnis properti memiliki banyak kelebihan, di antaranya adalah: 

1. Properti yang berada di lokasi strategis memiliki nilai tambah yang semakin meningkat.
2. Peningkatan pendapatan tahunan karena uang sewa akan terus naik, akibat kelangkaan tanah.
3. Peningkatan nilai tanah.
4. Investasi jangka panjang, rata-rata selama 305 tahun.
5. Daya pengungkit investasinya tinggi.
6. Melindungi dari inflasi.
7. Agunan yang baik.
8. Kebanggaan karena kepemilikan.

Di tengah luas lahan pemukiman yang semakin sempit dan permintaan hunian yang tinggi, apartemen bisa menjadi pilihan. Setiap orang butuh tempat tinggal, walau tidak selalu berupa rumah. Juga tidak selalu membeli. Ada berbagai pilihan yang dapat dipilih, misalnya: kos, mengontrak rumah, membeli rumah, membeli apartemen, menyewa apartemen, tinggal dengan orangtua/mertua, atau lainnya. Masing-masing pilihan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan dan tinggal disesuaikan dengan kebutuhan.


Mengapa Mereka Memilih Apartemen?

Jawaban dari pertanyaan ini bermacam-macam. Beberapa jawaban bisa bersifat umum, namun beberapa yang lain mungkin subyektif. 

Setidaknya, berikut ini adalah beberapa alasan orang membeli/menyewa apartemen:

1.    Dekat dengan aktivitas keseharian, misalnya tempat kerja Anda dan sekolah anak Anda.

2.    Menghindari kemacetan/stres di jalan

Bingung Berinvestasi? Investasi Apartemen Saja

Macet


Di kota-kota besar, terutama yang sering macet, bepergian dari satu tempat ke tempat lain sangat melelahkan. Waktu bisa terbuang sia-sia di jalan. Apalagi jika urusannya sangat banyak, dari tempat A ke tempat B, lalu ke C, dan seterusnya. Stres bisa datang tanpa diundang. Apartemen dirancang dengan kemudahan akses ke berbagai tempat dengan cepat sehingga menghindarkan Anda dari kemacetan dan stres di jalan.

3.    Lokasinya strategis

Biasanya apartemen dibangun di lokasi yang strategis. Keterbatasan lahan yang ada membuatnya tidak cukup untuk dibangun rumah tapak, sehingga dibangunlah hunian vertikal berupa apartemen. Apartemen ini biasanya dekat dengan berbagai fasilitas umum, seperti sekolah, jalan tol, bandara, terminal, rumah sakit, dan restoran. Termasuk dekat pula dengan tempat hiburan (refreshing), pusat perbelanjaan, dan pusat bisnis.

Saya jadi ingat pengalaman beberapa tahun lalu. Waktu itu saya berbincang dengan seorang Bapak dalam suatu panggilan kerja. Dia tinggal di kawasan yang macet parah. Waktunya sehari-hari habis di perjalanan. Ia tak punya waktu untuk keluarga. Energinya terkuras. Batinnya pun lelah. Akhirnya, ia memutuskan untuk pindah kerja ke kota tempat saya berada. Saya bisa merasakan betapa rindunya dia akan kebersamaan dengan keluarganya. Orang-orang seperti bapak tadi perlu dibantu. Mereka membutuhkan apartemen yang dekat dengan pusat bisnis. Selain agar hemat waktu dan tenaga, sekaligus juga bisa hemat biaya transportasi.

4.    Mempunyai fasilitas yang diinginkan dan terintegrasi

Bingung Berinvestasi? Investasi Apartemen Saja

Apartemen dengan tempat parkir


 Di dalam suatu areal apartemen biasanya sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung mulai dari kolam renang, pusat kebugaran, taman, sarana parkir, tempat laundry, tempat makan bahkan terkadang pusat perbelanjaan. Dengan berbagai fasilitas tersebut Anda tak perlu repot pergi jauh untuk memenuhi kebutuhan. 

5.    Menawarkan pemandangan yang menarik, misalnya: menghadap ke laut.

6.    Gengsi/prestise

Yah, ini adalah gaya hidup. Ada orang-orang yang memilihnya karena gengsi.

7.    Privasi

Sudah bukan rahasia jika apartemen menawarkan privasi yang lebih daripada rumah. Penghuni apartemen biasanya sudah terlalu sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Utari Mahavira misalnya. Penghuni apartemen di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, ini mengaku senang tinggal di apartemen, karena terbebas dari bisik-bisik tetangga yang suka kepo.

Apartemen dengan pemandangan indah

8.    Servis menyeluruh

Orang yang super sibuk tidak menghabiskan banyak waktu di tempat tinggalnya. Untuk melakukan perawatan juga terlalu merepotkan. Dengan memilih apartemen, perawatan bangunan dan landscape sudah dikerjakan oleh pihak lain, sehingga hemat tenaga. Kalau mati lampu atau air mampet juga tinggal serahkan saja pada bagian maintenance.

Penghuni hanya butuh mengurus beberapa bagian sisanya, seperti kamar tidur, dapur, kamar mandi, area nonton TV atau balkon. Dengan demikian, pemeliharaan apartemen menjadi lebih mudah dan cepat. 

9.    Lebih aman dari orang jahat

Kawasan apartemen biasanya dilengkapi dengan CCTV dan sekuriti yang sangat selektif dalam mengizinkan tamu masuk, sehingga dipandang lebih aman.

10.    Luas yang pas

Sebuah rumah bisa terasa begitu besar bagi pasangan muda, namun tidak dengan apartemen. Tinggal memilih luas yang diinginkan.

11.    Investasi, yaitu untuk dijual atau disewakan kembali


Kenali Konsumen Target dan Kebutuhan/Keinginannya

 Bingung Berinvestasi? Investasi Apartemen Saja

Apartemen dengan kolam renang

 Seperti paparan di atas, ada banyak alasan mengapa orang membeli/menyewa apartemen. Jadi, sebelum menjual/menyewakannya, ketahui konsumen mana yang sekiranya cocok dengan apartemen tersebut. Contohnya, konsumen yang belum berkeluarga/kondisi keuangannya masih dalam pertumbuhan, mungkin akan lebih memilih tipe studio (1 kamar tidur). Sedangkan konsumen yang bertujuan untuk investasi akan lebih mencari yang prospeknya bagus untuk dijual kembali/disewakan.

  Selain itu, penting juga untuk mengetahui gaya hidup, hobi, kultur, prediksi kemampuan finansial, lokasi yang disukai, luas ruangan, arah hadap bangunan, bahkan  mungkin kecenderungan dengan orang-orang yang bersuku sama. Intinya, segala yang membuat konsumen tersebut nyaman. Untuk memenangkan hatinya, lakukan pendekatan berdasarkan pengenalan tadi agar potensi closing semakin besar.


Menjual atau Menyewakan Apartemen?

Bingung Berinvestasi? Investasi Apartemen Saja
Transaksi bisnis properti 

Menyewakan apartemen merupakan investasi jangka panjang yang baik. Setiap tahun harganya naik dan nyaris tidak terpengaruh oleh fluktuasi ekonomi. Dengan menyewakan apartemen, Anda akan menerima pemasukan rutin setiap tahun. Dibanding menjual, menyewakannya relatif lebih mudah dan cepat serta tidak memerlukan notaris. Selain itu, biaya yang dibutuhkan di dalam proses sewa-menyewa tidaklah sebanyak jual beli. Paling-paling hanya membayar pajak PBB setiap tahun. Karena biasanya di dalam sewa-menyewa apartemen, pemilik tidak bertanggung jawab penuh untuk membayar sejumlah uang atau ganti rugi jika timbul kerusakan di dalam unit apartemennya. Umumnya biaya tersebut ditanggung oleh pihak penyewa. Anda sebagai pemilik dapat mengharuskan penyewa untuk mendepositkan sejumlah uang jaminan sebagai biaya perawatan jika terjadi kerusakan.

Dari segi pasar, tren akhir-akhir ini juga menunjukkan bahwa prospek sewa-menyewa apartemen sangat bagus. Hasil survei dari Rent.com terhadap 1000 penyewa berusia antara 18 dan 34 tahun baru-baru ini menyatakan bahwa 80% dari mereka tidak berencana untuk membeli apartemen atau rumah dalam waktu dekat. Alasan utamanya adalah karena biaya bulanan sewa lebih terjangkau daripada membeli. Alasan selanjutnya yaitu bebas memilih tempat yang disukai. Sisanya, karena alasan prestise/gengsi. Sebanyak 8% responden lebih suka menyewa di daerah mahal daripada tidak tinggal di sana sama sekali.


Menyasar Pasangan Muda

Bingung Berinvestasi? Investasi Apartemen Saja

Pasangan muda


 Sehubungan dengan hal di atas, investasi yang saya sarankan adalah berupa persewaan apartemen dengan target pasangan muda yang sama-sama bekerja. Pengamat properti, Ali Tranghanda, mengatakan pasar apartemen saat ini bergeser kepada pasangan muda dari segmen menengah dengan harga berkisar Rp 300 sampai dengan Rp 500 juta per unit. CEO Lippo Homes, Chan Chee Meng mengatakan pasar keluarga muda dari segmen menengah ini mencapai 55 juta orang. Mereka menyukai tinggal di apartemen karena privasinya yang terjaga, keterbatasan waktu untuk menata rumah, hematnya biaya transportasi, fasilitas yang terintegrasi, serta lokasi yang dekat dari kantor, sehingga perjalanan menuju ke sana lebih mudah dan murah. Pulang kerja pun tidak perlu diribetkan dengan tetek bengek urusan perawatan bangunan, tinggal bercengkrama dengan keluarga.


Siapkan Apartemennya!

1.    Cari apartemen yang cocok

Nah, sudah tahu bukan segmen apartemennya. Sekarang tinggal menyiapkan bangunan tersebut agar dilirik konsumen. Mula-mula, pastikan apartemen yang Anda miliki cocok untuk kalangan menengah. Cari yang memiliki 2 kamar tidur dan bisa disewakan kembali dengan harga 300 sampai 500 juta per unit. Carilah terutama di kawasan penyangga Jakarta seperti Tangerang, Bekasi, Cibubur, dan Cimanggis! (Ingat, potensi yang ada di daerah lain mungkin berbeda! Tidak bisa disamaratakan untuk apartemen di daerah lain di Indonesia.)



Pusat kebugaran



Pastikan lokasi apartemen itu strategis. Selain aman dan nyaman juga menunjang kebutuhan akan gaya hidup, misalnya kemudahan dalam mengakses internet, sinyal HP di segala tempat bagus, memiliki pusat kebugaran, dekat dengan pusat perbelanjaan, dan lain-lain. Lebih baik survei saja langsung ke sana.

2.    Cek fungsi dan kenyamanannya

Di antara alasan mengapa orang memilih tinggal di apartemen adalah karena kenyamanan dan kepraktisan. Sebelum membeli apartemen yang akan Anda sewakan, biasakan untuk mengecek segalanya. Apakah listriknya berfungsi dengan baik? Apakah aliran airnya lancar? Apakah di semua tempat sinyal ponsel dan internetnya baik? Bagaimana dengan switch lampu? Keran dan showernya? AC-nya? Cek juga apakah ada “tamu tak diundang” semacam semut, tikus, dan kecoa. Perhatikan pula apakah pengelola menyediakan alat pemadam, tangga darurat, maupun fasilitas pendukung lain! Dokumentasikan semua itu, siapa tahu akan bermanfaat. Kalau segalanya sudah cocok, jangan buru-buru dibeli. Cari beberapa alternatif, barangkali menemukan yang lebih murah dan lebih baik! Jangan lupa untuk nego harga, untuk mendapatkan harga yang termurah! Sambil mencari apartemen yang mau dibeli, sekalian saja survei berapa pasaran harga sewa apartemen di sana. Oh ya, pastikan surat-surat apartemennya lengkap dan legal ya! Pilih apartemen yang terbaik sesuai dengan budget Anda!


Pemasaran Apartemen


Apartemen

Apartemen yang banyak dicari orang kini sudah ada dalam genggaman. Meski demikian, hal ini tidak serta merta membuatnya mudah tersewa. Masih banyak kompetitor di luar sana, sehingga diperlukan strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan. Tugas Anda adalah membuatnya cepat tersewa dan memberikan keuntungan maksimal. 

Untuk memberi nilai lebih, rapikan dulu apartemen tersebut, dengan cara dicat ulang, diperbaiki tata letak barangnya, atau ditambah barang-barang tertentu (di-make over). Perhatikan eksterior dan interiornya! Pastikan jangan ada cat terkelupas atau bekas rembesan air! Bila memang ada yang perlu diperbaiki/diperindah, segera lakukan! 

Sebelum mulai menyewakan, persiapkan terlebih dahulu surat perjanjian sewanya! Buat serinci mungkin sebanyak rangkap 2, lalu bubuhi dengan materai.

Selanjutnya adalah tentang pemasaran. Apartemen sebagus apapun tidak akan diketahui orang jika tanpa pemasaran yang baik. Foto dan deskripsi adalah hal utama yang tidak boleh diremehkan. Di dalam suatu iklan, foto yang bagus akan langsung menarik perhatian. Jadi, pilihlah foto-foto terbaik untuk dipasang. Akan lebih baik jika dilengkapi pula dengan denah, video, serta peta lokasi untuk menuju ke sana. Jelaskan juga mengenai detail dan keunggulan apartemen tersebut, mulai dari lokasinya, luasnya, jumlah kamarnya, fasilitasnya, dan sebagainya. Beri harga yang pantas, jangan sampai kemahalan atau kemurahan! Sebelumnya Anda sudah melakukan survei, bukan? Sebaiknya, tetapkan harga sedikit lebih tinggi di atas batas harga terendah yang Anda inginkan. Hal ini dilakukan untuk memberi peluang penyewa melakukan negosiasi. 


 Media sosial


Di dalam memasarkan, ada banyak media promosi yang bisa dipilih, misalnya melalui website. Jika Anda menggunakan website, pastikan agar tampilannya menarik, bisa diakses dengan cepat, dan mobile friendly. Anda juga bisa menggunakan media lain seperti pameran properti. Jika Anda memilih cara ini, gunakan karakter booth yang menarik dengan hiasan-hiasan interior yang cantik. Siapkan pula brosur-brosur yang diperlukan, plus lengkapi dengan tenaga penjualan yang ramah dan enak dipandang. 

Selain cara-cara di atas pemasaran juga bisa dilakukan melalui iklan di tabloid/majalah lifestyle, iklan outdoor sign di area kawasan bisnis, dan jalan utama akses ke/dari pinggir kota. Bisa juga dengan cara menyebarkan brosur di tempat-tempat target biasa berkumpul/lewat, bekerja sama dengan agen properti, atau melakukan public relation seperti mensponsori suatu acara. 

Jangan lupakan pula cara tradisional yang ternyata masih efektif hingga kini, yaitu Word of Mouth (WOM)! Cara ini sangat ampuh dan menjadi kekuatan terbesar dari marketing. Sebuah perusahaan properti bahkan mengatakan bahwa 40% dari penjualan Venetian, salah satu produk yang dijualnya, didapat dari WOM.  WOM yang dilakukannya adalah melalui media sosial. WOM menjadi efektif karena orang lebih percaya kepada teman dan keluarganya dibanding iklan/marketing.

Bingung Berinvestasi? Investasi Apartemen Saja

Promosi melalui Snapchat
Sumber: andikusnandi.com


 Berbicara mengenai media sosial, Dolly Meckler dan Michael Hoffman, agen properti asal New York Amerika Serikat juga telah membuktikan keefektifannya. Mereka berpromosi melalui Snapchat dan ternyata mendatangkan banyak peminat. 

Meskipun ada banyak media promosi yang bisa digunakan, pastikan Anda hanya memilih yang efektif. Hindari menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak perlu/tidak tepat sasaran! 

Agar iklan lebih menarik, sertakan promo/bonus bersamanya. Bentuknya bisa berupa potongan harga, bonus perabotan rumah, doorprize, atau lainnya.

Tidak mau ribet memasarkan? Tidak pandai memasarkan? Bekerja samalah dengan agen pemasaran.



Sumber: 

https://www.rukamen.com/saleshack/?cr0t=shc1
https://www.rukamen.com/cara-cepat-menjual-dan-menyewakan-apartemen/detail
https://www.rukamen.com
https://www.instagram.com/rukamencom/
https://id.linkedin.com/pulse/penjualan-apartemen-dan-strategi-jitu-promosi-nya-fahri-ubay
http://www.usahaproperti.com/5-tips-menjual-apartemen/
http://www.rumah.com/berita-properti/2015/11/111304/kriteria-apartemen-yang-pas-untuk-pengantin-baru
http://masseyblogs.ac.nz/indonesia/2017/04/06/5-langkah-penting-sebelum-menjual-apartemen/
http://marketeers.com/word-of-mouth-efektif-untuk-berjualan-apartemen/
http://andikusnandi.com/ide-unik-agen-properti-menjual-apartemen-via-media-sosial/
https://blog.duitpintar.com/mau-sewa-apartemen-bahaya-banget-kalau-ngelewatin-6-hal-vital-ini/
http://www.usahaproperti.com/tips-beli-apartemen-di-jakarta/
https://www.merdeka.com/properti/pengamat-pasangan-muda-lebih-pilih-apartemen-dua-kamar.html
http://www.beritasatu.com/properti/395529-pasangan-muda-dominasi-pembelian-apartemen.html
http://lebihbaik.newstipsindonesia.com/2017/04/09/pengantin-baru-sebaiknya-sewa-apartemen-dulu-sebelum-beli-rumah-kenapa/
http://nova.grid.id/Keluarga/Pasangan/Banyak-Pasangan-Muda-Lebih-Suka-Sewa-Daripada-Punya-Rumah-Sendiri-Kenapa
http://koran-sindo.com/news.php?r=4&n=0&date=2016-06-01?r=4&n=0&date=2016-06-01
https://blog.duitpintar.com/tips-menyewa-apartemen-tak-boleh-sekadar-urusan-kemampuan-isi-kocek/
https://jendela360.com/info/jual-atau-sewa-apartemen/
http://situstekno.com/2017/01/tips-cara-cepat-jual-apartemen-agar-mudah-laku.html
http://artikeldaninformasi.com/strategi-jual-apartemen-dengan-cepat/
https://m.tempo.co/read/news/2017/01/27/108840406/mau-jual-apartemen-simak-triknya-agar-harganya-asyik
http://teknik-marketing.blogspot.co.id/