16 Februari 2022

Review Buku "Start Right Where You Are"

"Start Right Where You Are," how little changes can make a big difference for overwhelmed procrastinators, frustrated overachievers, and recovering perfectionists.


Penulis: Sam Bennett


Sebelum aku me-review buku "Start Right Where You Are" di atas aku cerita dulu ya. Banyak buku bule yang judulnya itu ada keterangannya seperti itu. Bahkan, keterangan di buku ini termasuk puanzaaang. Aku curcol nih ya, aku itu kesel, banyak penerbit di Indonesia yang tidak meloloskan hal itu ketika aku membubuhkan keterangan untuk bukuku. Mereka mengurangi atau menghapusnya sama sekali atau bahkan mengubah foto-foto pada cover bukuku atau isi bukuku sendiri sehingga jadi nggak pas atau nggak pas banget sama isinya (dan ini sepihak, sehingga kalau aku menolak hampir bisa dipastikan akan batal/ga jadi terbit, mereka merasa lebih tahu tentang isi naskah bukuku dan bisa dibilang terlalu PD tentang marketing yang akan sukses versi mereka. Jadi nggak mau dengerin pihak lain/penulis). Beda sama buku-buku bule, seringkali memuat keterangan pada cover dan bagiku itu membantu banget. Contohnya pada buku ini, target pembacanya sudah tertulis jelas pada covernya. Ini agak beda sih, pada umumnya keterangan penjelasnya itu tentang isi, sementara yang di buku ini itu tentang target pembacanya/pembaca sasarannya.


Kalau kamu melihat cover buku ini, kupandang covernya menarik dan berhasil, walaupun agak unik. Tapi memang cocok sih sama penulisnya yang memang kupandang kreatif dan memiliki perspektif yang unik. Kayak nyatu gitu antara cover dan isi/jiwa penulis di buku itu. Menurutku, hal ini penting. Jadi, cover itu nggak semau gue-nya desainer cover. Harus memikirkan isi dan penulisnya juga gitu. Yah meskipun ada juga buku yang covernya menurutku nggak banget (baca: jelek) tapi ya laris, atau sebaliknya, cover bagus tapi nggak laris. Karena kalo ngomongin penerbitan, cover hanyalah salah satu aspeknya.


Kemudian tentang judul dan tulisan pada cover. Tema besarnya sih sebenarnya pasaran ya, tapi ternyata penulis bisa mengemas isinya dengan struktur yang beda banget. Ada beberapa isi yang klise sih, yah gitu-gitu aja seperti buku lain yang serupa (yang mungkin ini bagian esensialnya jadi diulang-ulang terus di berbagai buku), tetapi banyak juga bagian yang beda, dengan tambahan dari kreativitas dan perspektif unik dari penulis.


Sejak dari cover buku ini sudah beda dari buku kebanyakan. Begitupun daftar isinya, aneh gitu ada banyak kata "pause"-nya dan istilah yang digunakan untuk peralihan bab itu juga aneh. Mungkin saking kreatifnya dia sampai aku nggak paham. Tak ketinggalan pula acknowledgements-nya, kalau buku-buku lain ada di depan, ini ada di belakang. Aneh sih, tapi aku suka, nggak ngganggu pembaca. Pembaca bisa lebih cepat masuk ke isi, meskipun mau di depan atau belakang biasanya tetep ku-skip alias nggak kubaca.


Tentang layout dan isinya, buku "Start Right Where You Are" ini enak dibaca. Margin-marginnya itu pas, panjang tulisan umumnya pas (walaupun ada juga yang panjang banget), ada kalimat yang disorot dengan dimasukkan kotak, dan ada langkah aksi untuk perubahan kecil pada tiap babnya.


Cuma, kesan pertamaku saat baca judul atau keterangan pada covernya, kupikir isinya bakal kayak "One Thing," kamu disuruh membuat 1 perubahan kecil aja gitu. Tapi ternyata dia itu isinya semacam kumpulan masalah sehari-hari. Perubahannya kecil sih tapi nggak cuma 1, tetapi satu di bagian ini dan satu di bagian itu dan satunya lagi di bagian yang lain lagi. Alias banyak perubahannya. Mungkin tergantung sebanyak apa masalahmu, sebanyak itu pula perubahan yang harus kamu lakukan.


Yang paling menonjol dari buku ini adalah buku ini praktis untuk langsung diterapkan dan perspektif penulisnya itu unik. Kalau mau tahu lebih jauh seunik apa, baca langsung aja ya bukunya.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.