13 Februari 2021

Review Buku "The Dip, A Little Book That Teaches You When to Quit (and When to Stick)

 


Judul buku: 

The Dip, A Little Book That Teaches You When to Quit (and When to Stick)

Penulis: Seth Godin

Penerbit: Penguin Group, USA

Hal.: 73 halaman


Kita mungkin sering mendengar pernyataan populer dari Vince Lombardi ini, "Quitters never win and winners never quit."

Banyak orang mendukung penuh pernyataan tersebut dan menganggap berhenti sama dengan kegagalan. Kita selalu disuruh untuk terus gigih, mencoba lebih keras, lebih banyak jam, lebih banyak pelatihan, dan berbagai cara lain asal tidak berhenti.

Seth Godin terang-terangan menentang keyakinan ini. Winners quit all the time. They just quit the right stuff at the right time.

Nah, di situlah seninya. Yang manakah "right stuff" (hal yang tepat) dan "right time" (waktu yang tepat)-nya?

Karena ada 3 kondisi yang serupa tetapi tak sama, 2 kondisi akan membawa pada kehancuran/kegagalan sehingga sebaiknya diakhiri, sedangkan 1 kondisi lainnya menuju pada kesuksesan.

Buku ini mengajarkan tentang strategi berhenti, dan memahami hal ini merupakan rahasia kesuksesan organisasi.

Seth Godin ini orang yang prinsipnya harus jadi yang terbaik. Berhenti pada hal-hal yang tidak bekerja dengan baik adalah salah satu caranya. Dan pemikiran ini dipengaruhi oleh buku "The Magic of Thinking Big" yang pernah dibacanya 20 tahun lalu sebelum dia menulis buku tersebut.

Enak kok baca bukunya karena ini buku saku, jadi singkat banget dan padat berisi. Jika dibandingkan dengan buku "Small is the New Big" karyanya yang lain jauh banget bedanya. Buku "Small is the New Big" itu sangat tebal, butuh semangat baca yang tinggi untuk benar-benar menyelesaikannya, sementara "The Dip" ini bisa habis dibaca dalam sekali duduk. 

Buat kalian yang bingung tentang sesuatu, lanjut atau tidak, mungkin bisa coba membaca buku ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.