16 September 2018

Investasi Ringan untuk Masa Depan


Investasi Ringan untuk Masa Depan

Investasi harus mahal? Kuno. Zaman sekarang investasi modal ringan sudah ada. Bisa untuk latihan berinvestasi sekaligus sebagai perencanaan masa depan.

Kalau bicara modal ringan tentu relatif dong. Tapi yang saya bicarakan kali ini memang kecil kok, suer! Minimal 10 ribu doang. Bagi pekerja Insya Allah kecil kan ya? Bagi mahasiswa atau pelajar juga masih terjangkau kayaknya.

Awalnya, saya suka baca orang-orang sukses dan pengusaha-pengusaha punya pendapatan pasif. Pengen dong ikutan. Toh, uang kalau didiemin juga bisa habis. Inves properti jelas ga mungkin, berapa duit, Bo’. Baca-baca yang kira-kira terjangkau aja lah. Emas, dinar dirham, reksadana, koperasi, berbagai startup, dan sebagainya. 

Nah, dari situ saya akhirnya memilih Crowde, yaitu suatu startup p2p lending. Berikut pertimbangan saya:



1.   Minimal investasi kecil, hanya sepuluh ribu rupiah.
2.   Bisa melalui BRI, untuk meminimalkan biaya.
3.   Ada pilihan investasi berjangka pendek.
4.   Terdapat 3 pilihan jenis investasi, yaitu sistem pinjaman, bagi hasil, dan syariah.
5.   Jumlah proyek investasi banyak yang dibuka bersamaan.
Di tempat lain kebanyakan hanya satu atau dua, itupun harus berebut. Males banget. Biasanya sih memang ga kebagian. Kalah cepat.
6.   Jika tepat dalam memilih proyek, kita akan beruntung.
7.   Beberapa pemilik proyek menyelesaikan sebelum waktunya (in time)
8.   Proyek banyak dan bermacam-macam.
9.   Ada riwayat (history) proyek terdahulu.

Investasi Ringan untuk Masa Depan
Skema syariah musyarakah di Crowde

Namun, ada juga kekurangannya:

1.   Proyek jangka pendek hampir semua berupa pinjaman.
2.   Customer service (CS) tidak terlalu berfungsi.
3.   Kalau tidak punya top up, proyek akan sering diserobot investor yang punya top up atau saldo.
Top up itu maksudnya kita nyimpen dulu dari bank ke Crowde-nya. Lalu, kalau ada proyek yang kita minati kita ambil dari top up itu langsung. Sedangkan saldo adalah sisa top up atau uang hasil investasi kita yang sudah selesai tetapi belum kita ambil, jadi bisa digunakan untuk investasi kembali.
Kalau tidak melalui top up/saldo, ribet di CS-nya.
Update: Per tanggal 1 November 2018, sudah ada pembayaran via virtual account, jadi tidak perlu verifikasi/ribet di CS nya juga.
4.   Pada tahap sangat awal profil petani umumnya tidak diketahui. Kita tidak tahu dia qualified apa nggak. Tidak ada deskripsi yang jelas.
  
Baca juga:  
Mau Investasi Emas? Perhatikan Dulu Hal-Hal Berikut Ini!
Mudah Berinvestasi Reksadana
Koperasi Masa Kini: Wadah Pemuda Berkreasi, Berinovasi, dan Berinvestasi 

 5.   Ada proyek-proyek tertentu yang tidak tepat waktu, baik penggalangan dananya, masa tunggunya, mulainya, atau selesainya. Berdasarkan pengalaman ada yang telat 1 bulan lebih. Ada banyak yang terlambat, terutama untuk proyek "bagi hasil".Per 5 Desember 7 proyek bagi hasil saya yang terakhir terlambat tanpa kejelasan.
6.   Proyek selesai belum tentu berhasil. Tulisannya “finished” tapi perlu di-klik dulu. Targetnya tercapai atau tidak, untung/nol/rugi? Itu perlu diklik satu-satu pada akun petani yang dimaksud.
7.   Pencairan dana sering tidak tepat waktu.
8.   Deskripsi (FAQ)-nya masih kurang jelas. Ada bagian-bagian yang masih sulit dipahami.
9.   Website berat/lemot kalau dibuka via tablet.
10.     Informasi proyek mulai atau selesai kadang tidak ada.
11. Periksa danamu selalu (pada bagian "Tarik dana"), hingga 8 Oktober 2018 ini saya sudah 3 kali mendapati dana pada bagian "Tarik dana" berubah secara aneh.

Investasi Ringan untuk Masa Depan

 Lebih amannya, pelajari dulu profil petani yang ada. Baru pilih yang pas di hati. Kecil dulu, lalu lihat pencapaiannya. Trus jangan lupa, lebih baik investasi melalui top up/saldo, biar nggak kezel terus sama adminnya. (sudah di update ya keterangannya)

Sejauh ini alhamdulillah lumayan baik. Coba deh yang katanya mau investasi, pakai Crowde aja. Dikit-dikit kalau ditabung kan jadi bukit. Asal ga salah pilih ya, ntar malah jadi jurang. Terakhir, jangan lupa Bismillah dulu! Good luck! 

Investasi Ringan untuk Masa Depan
Cara berinvestasi di Crowde


NB: 
Per 1 Januari 2019 ini saya sudah mengalami kekecewaan pada beberapa proyek jangka menengah (9 proyek), banyak yang molor panjang dan tanpa kejelasan. Saya tidak lagi merekomendasikan Crowde. Untuk jangka pendek, yang berbentuk "pinjaman" biasanya cenderung aman. Namun, yang muslim mungkin tidak cocok dengan jenis proyek seperti itu.


Sumber gambar:
Atas: id.techinasia.com
Tengah: gatra
Bawah: keluargafauzi.net
Paling bawah: aniberta.com