19 September 2018

Kepergok Anak Saat Orangtua Sedang Gituan, Ini Bahayanya! (Update 23 Desember 2018)

Kepergok Anak Saat Orangtua Sedang Gituan, Ini Bahayanya!


Aktivitas seksual orangtua merupakan suatu hal yang sebenarnya privasi. Namun, terkadang karena ketidaktahuan, rumah sempit, tidak ada kamar lain, kekurangan finansial, kecuekan, tidak bisa menahan diri, dan sebagainya menyebabkan aktivitas pribadi orangtua tersebut sampai ketahuan anak. Mulai dari mendengar suaranya, melihat siluetnya, sampai dengan melihatnya langsung secara vulgar.

Anak yang terpapar tersebut akhirnya mengalami efek yang bermacam-macam. Dari yang seolah ringan sampai sangat fatal. Umumnya, mereka merasa trauma.

Berdasarkan pengakuan dari para anak yang pernah menjadi korban, ini adalah bahaya-bahaya yang bisa terjadi:

1.  Kelas 5 SD, sekamar, lihat siluet aktivitas ortu.
Efek: deg-degan, takut ketahuan, takut dimarahi, menghadap ke arah lain, keringat dingin, membuat suara lain agar tidak mendengar suara aktivitas ortu (dengan menyetel kipas angin sangat kencang), bohong kalau ditanya terbangun atau tidak, merasa aneh melihat ortu keesokan harinya. Terus ingat kejadian tersebut dan kebiasaan tidurnya terbawa hingga sekarang.

2.  SD
Tidak sengaja melihat aktivitas ortu, masih teringat sampai sekarang.

3.  SD
Mendengar suara gituan. Setiap mendengar suara aneh selalu mikir ke arah sana.

4.  Umur tidak disebutkan, cewek
Tidak suka mendengar suara dan gerakan itu, jadi takut berhubungan dengan cowok.
Merasa aneh kalau tahu ortu keramas dan cuci seprei dan selimut.

5.  Umur tidak disebutkan, cewek
Jadi jijik dan sungkan walaupun tahu itu kebutuhan ortu.

6.  Umur tidak disebutkan, cewek
Nangis, marah sama ayah, kasihan sama ibu dipikir ibu kesakitan, jadi jijik dan ilfil terhadap ortu.

7.  Umur tidak disebutkan, punya kamar sendiri
Mendengar suara itu, telinga jadi peka.

8.  Umur tidak disebutkan, cewek
Disuruh cepat tidur sama bapak, trus kunci kamar ortu ketutup rapat, lalu paginya lihat ortu keramas. Merasa ilfil padahal tahu itu hak ortu.

9.  Umur tidak disebutkan, cewek
Hanya mendengar, tapi teringat sampai sekarang.

10.        Umur tidak disebutkan, cewek
Mergokin langsung, trus dia langsung pingsan. Membekas sampai sekarang.

11.        SD, cewek
Mengira ibu sedang dianiaya bapak, trauma sampai sekarang.

12.        Umur tidak disebutkan, cewek
Jengkel ma ortu, benci kenapa mereka nggak bisa menyembunyikan aktivitas malam-nya. Jijik.

13.        Diceritakan oleh orang lain
Korban tidak mau berhubungan suami istri meskipun sudah nikah karena sangat trauma.

14.        Umur tidak disebutkan, cewek
Ilfil melihat orang-orang dewasa yang sudah punya suami.

15.        Umur 8 th, beda kamar, cewek
Bertahun-tahun mengira ibunya sakit asma.

16.        Diceritakan orang lain
Teringat sampai sekarang (50th), mentalnya jadi kaku, takut saat menjelang malam.

17.        Kelas 5 SD, cewek
Bingung bapak melakukan apa ke ibu, lalu cerita ke teman-temannya, dan ternyata teman-temannya menceritakan hal yang sama.

18.        Cowok, 6 th
Mergokin ortu langsung, masih ingat sampai sekarang.

19.        Umur tidak disebutkan, cewek
Melihat langsung aktivitas ortu. Plus, ada kakak sepupu yang selalu menunjukkan kemaluannya saat dia masih kecil lalu menyuruhnya mengoral. Cewek ini jadi terobsesi dengan alat kelamin laki-laki yang besar sekali dan menjadi LGBT.

20.        Umur 4-5 th, cewek
Masih teringat sampai sekarang, dampaknya banyak.

21.        Diceritakan orang lain
Anak SD perempuan, sudah main s*x dengan teman sebaya/lebih tua. Ternyata cewek itu sering melihat ortunya begitu saat di samping ortu.

22.        Diceritakan orang lain
Korban cerita ke si pencerita dan temannya yang lain. Dipikir bapak ibunya sedang menangis dan nangisnya aneh.

23.        Kelas 3 SD, cowok
Seranjang ma ortu. Ortu sudah pasang bantal bersusun tinggi. Masih bisa melihat ortu dari balik bantal, kaku, ga bisa tidur, teringat sampai sekarang.

24.        TK, umur 5 th
Nangis, ingin mukul ayah karena kaget kok mama digituin, teringat sampai sekarang, dampaknya banyak.

25.        TK, 4-5 th, cewek
Setiap ada kegaduhan di malam hari pikirannya langsung ke sana.

26.        SD, cewek
Berpikir ibu sedang diperkosa bapak.

27.        Cowok, 4-5 th
Memergoki ibu sedang memainkan anu si Bapak. Akibatnya, kalau dia sedang main sama teman-temannya suka melorotin celana temannya dan memainkan alat v*tal temannya.
 
28.        Ortu menceritakan anaknya
Ortu ketangkap basah. Anak mundur-mundur, nangis, nggak mau digendong ibu bapaknya.

Pernah juga diceritakan oleh seorang psikolog, suatu fakta yang mengerikan. Anak kecil yang pernah memergoki orangtuanya berhubungan suami istri akan menjadi anak yang BERLIB*DO TINGGI.
 
Tolong ya para ortu diperhatikan! Umumnya anak yang akan serba salah dan malu, teringat sampai besar, nangis, cerita ke saudara, tiap ada yang mandi Subuh/keramas selalu mikir ke arah sana, pura-pura tidur nyenyak, minta kamar terpisah, mau pipis jadi ditahan, dan sebagainya. Terutama para suami/bapak. Ibu-ibu cerita suaminya suka dol, nanggung kek, ga bisa lihat situasi kek, dan semacamnya. 

Masa anaknya yang malu, risih, dsb? 

Namanya kegiatan pribadi ya carilah cara agar bisa pribadi/tidak ketahuan/kedengaran/lainnya. Sebisa mungkin tidak berhubungan di dekat anak/bayi/balita, apalagi satu ruangan. Jadi nggak perlu bingung/tanya, “Anak umur segini sudah tahu belum, ya?”

Beberapa cara di bawah ini bisa agak memperaman, misalnya:
1.  Mematikan lampu kamar/membuat redup
2.  Mengunci pintu kamar ortu/kamar anak
3.  Berhubungan saat anak tidak ada
Tapi tetap waspada, bisa saja anak kembali sewaktu-waktu.
4.  Menabung agar bisa berhubungan di hotel, tanpa anak.
5.  Berhubungan di tempat yang berbeda dengan anak, saat anak tidur, tidak berisik, dan dikunci.
6.  Menitipkan anak pada kakek-nenek/mertua.

Yang tidak boleh dilupakan juga, adanya orang lain di rumah, misal: kakek nenek, mertua, tamu, pembantu, dan lain-lain.

Tolong ya para ortu, diperhatikan baik-baik! Kasihan anak-anak kalian!


 Sumber gambar: Belitung.tribunnews.com